PSIM Jogja Waspadai Efek Pelatih Baru PSBS di Tengah Jadwal Padat

7 hours ago 5

PSIM Jogja Waspadai Efek Pelatih Baru PSBS di Tengah Jadwal Padat Pelatih PSIM Jogja, Jean-Paul Van Gastel bersama Yusaku Yamadera saat konferensi pers di Stadion Maguwoharjo Sleman, Kamis (26/2/2026). Ist - Dok. PSIM Jogja

Harianjogja.com, JOGJA—PSIM Jogja menghadapi tantangan berlapis saat melakoni laga tandang melawan PSBS Biak pada lanjutan Super League 2025/2026. Pertandingan dijadwalkan berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Jumat (27/2/2026) malam.

Laskar Mataram harus mengantisipasi kebangkitan tuan rumah yang kini ditangani pelatih baru, sekaligus mengelola kondisi fisik tim di tengah jadwal pertandingan yang padat.

Pada pertemuan putaran pertama, PSIM dan PSBS berbagi poin usai bermain imbang 2-2. Namun, situasi kini berubah. PSBS resmi menunjuk pelatih asal Rumania, Marian Mihail, menggantikan peran caretaker Kahudi Wahyu Widodo.

Efek Pelatih Baru Jadi Ancaman

Pergantian pelatih datang di saat PSBS tengah berjuang keluar dari papan bawah klasemen. Hingga pekan ke-22, tim asal Papua tersebut masih berada di posisi ke-15, hanya satu tingkat di atas zona degradasi.

Pelatih PSIM, Jean-Paul Van Gastel, menilai kehadiran pelatih baru kerap membawa dampak psikologis yang signifikan bagi tim lawan.

“Biasanya kalau ada pelatih baru, akan muncul energi baru. Para pemain merasa punya kesempatan untuk membuktikan diri,” ujar Van Gastel dalam konferensi pers, Kamis (26/2/2026).

Ia menambahkan, secara permainan tidak banyak perubahan, namun motivasi PSBS dipastikan meningkat karena setiap laga kini sangat krusial dalam upaya menjauh dari degradasi.

PSIM Dihimpit Jadwal Padat

Di sisi lain, PSIM datang dengan kondisi yang belum sepenuhnya ideal. Tim kebanggaan Kota Jogja itu masih berupaya mengakhiri rentetan lima laga tanpa kemenangan, di tengah jadwal pertandingan yang saling berdekatan.

PSIM baru saja menjalani laga dramatis saat ditahan imbang Bali United dengan skor 3-3 pada Senin (23/2/2026). Setelah menghadapi PSBS, PSIM kembali harus bertandang ke Sumatra Barat untuk menantang Semen Padang pada Rabu (4/3/2026).

“Kami hanya punya satu hari untuk pemulihan. Jadwalnya sangat padat dan setelah pertandingan besok sudah ada laga berat lain yang menanti. Ini periode yang cukup menantang,” kata Van Gastel.

Fokus Tim Tetap Terjaga

Meski waktu persiapan terbatas, PSIM memastikan fokus tim tetap terjaga. Bek PSIM, Yusaku Yamadera, menegaskan kesiapan tim jelang pertandingan.

“Kami memang tidak punya banyak waktu latihan, tetapi sudah melakukan pertemuan tim. Kami tahu apa yang harus diperbaiki dan siap untuk pertandingan besok,” ujar Yusaku.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news