Musim Hujan Tiba, 10 Cara Cegah Korsleting dan Kebakaran Rumah

2 hours ago 4

Jumali

Jumali Jum'at, 08 Mei 2026 21:27 WIB

Musim Hujan Tiba, 10 Cara Cegah Korsleting dan Kebakaran Rumah

Foto ilustrasi petugas pemadam kebakaran bekerja memadamkan api di lokasi kejadian kebakaran. - Freepik

Harianjogja.com, JOGJA—Curah hujan tinggi yang disertai petir dapat meningkatkan risiko korsleting listrik di rumah. Kondisi kabel yang aus, instalasi tidak standar, hingga penggunaan stop kontak berlebihan sering menjadi pemicu utama gangguan listrik saat musim penghujan.

Selain merusak perangkat elektronik, korsleting juga berpotensi memicu kebakaran yang membahayakan penghuni rumah. Karena itu, pemeriksaan instalasi listrik dan langkah pencegahan sederhana perlu dilakukan sejak dini.

Berikut 10 cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko korsleting listrik saat musim hujan, yang dihimpun dari berbagai sumber:

1. Pasang Sistem Grounding

Grounding berfungsi menyalurkan arus listrik berlebih ke tanah sehingga membantu melindungi perangkat elektronik dari lonjakan listrik akibat petir.

2. Gunakan Penangkal Petir

Rumah bertingkat atau yang berada di area terbuka seperti persawahan dan perbukitan disarankan menggunakan penangkal petir untuk mengurangi risiko sambaran langsung.

3. Periksa Instalasi Listrik Secara Berkala

Kabel terkelupas, sambungan longgar, atau stop kontak menghitam menjadi tanda instalasi perlu segera diperbaiki. Pemeriksaan rutin oleh teknisi dapat mencegah korsleting lebih dini.

4. Hindari Stop Kontak Bertumpuk

Penggunaan colokan bercabang untuk banyak perangkat sekaligus dapat memicu panas berlebih pada kabel dan meningkatkan risiko kebakaran.

5. Cabut Perangkat Elektronik saat Hujan Lebat

Televisi, komputer, modem, hingga charger ponsel sebaiknya dicabut saat hujan disertai petir untuk menghindari lonjakan arus listrik.

6. Gunakan MCB Sesuai Kapasitas

Miniature Circuit Breaker atau MCB berfungsi memutus arus saat terjadi korsleting atau beban berlebih. Pastikan kapasitasnya sesuai daya listrik rumah.

7. Jauhkan Kabel dari Area Basah

Kabel yang berada di dekat sumber air atau area lembap lebih mudah memicu hubungan arus pendek. Gunakan pelindung kabel bila diperlukan.

8. Pilih Material Listrik Standar SNI

Kabel, sakelar, dan stop kontak berkualitas lebih tahan panas dan aman digunakan dalam jangka panjang dibanding produk murah tanpa standar keamanan.

9. Jangan Memperbaiki Listrik Sendiri

Gangguan serius seperti bau gosong atau listrik sering turun sebaiknya ditangani teknisi profesional untuk menghindari risiko sengatan listrik.

10. Pastikan Panel Listrik Tidak Panas

Panel listrik perlu ditempatkan di area kering dengan ventilasi baik agar suhu tetap stabil dan tidak memicu korsleting.

Perangkat Elektronik Lebih Awet

Selain meningkatkan keamanan rumah, instalasi listrik yang baik juga membantu menjaga umur perangkat elektronik seperti AC, kulkas, televisi, dan mesin cuci agar tidak mudah rusak akibat lonjakan arus.

Pemeriksaan rutin terutama saat musim hujan dinilai penting untuk mencegah kerusakan yang lebih besar sekaligus menjaga keselamatan keluarga di rumah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news