Pesta Gol di Padang, Persik Kediri Kian Jauhi Zona Merah

5 hours ago 4

Jumali

Jumali Jum'at, 08 Mei 2026 19:17 WIB

Pesta Gol di Padang, Persik Kediri Kian Jauhi Zona Merah

Logo BRI Super League. - Ist

Harianjogja.com, JOGJA— Nasib tragis menimpa Semen Padang dalam lanjutan kompetisi BRI Super League 2025/2026 seusai dipastikan terlempar dari kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Kekalahan telak dengan skor 0-3 saat menjamu Persik Kediri di Stadion Haji Agus Salim pada Jumat (8/5/2026) menjadi titik akhir perjuangan tim berjuluk Kabau Sirah tersebut musim ini.

Laga baru berjalan tiga menit ketika pendukung tuan rumah terdiam oleh gol cepat yang dilesakkan penyerang Persik Kediri, Jose Enrique. Gol kilat ini merusak seluruh rencana permainan Semen Padang dan membuat mental para pemain tertekan sejak awal pertandingan. Kondisi lapangan yang semakin memanas tidak mampu dimanfaatkan tuan rumah untuk mengejar ketertinggalan hingga babak pertama berakhir.

Memasuki paruh kedua, dominasi skuat Macan Putih justru semakin tidak terbendung oleh lini pertahanan lawan. Jose Enrique kembali membuktikan ketajamannya dengan mencetak gol kedua pada menit ke-52. Hanya berselang tiga menit, tepatnya pada menit ke-55, Adrian Luna menyempurnakan kemenangan Persik menjadi 3-0 yang membuat harapan tuan rumah untuk bangkit seketika sirna.

Semen Padang sebenarnya mencoba merespons melalui pergerakan Guillermo Fernandez dan Kianz Froese di lini depan. Namun, upaya mereka selalu kandas di tangan barisan pertahanan tim tamu yang dikomandoi secara disiplin oleh Hamra Hehanussa dan Rezaldi Hehanussa. Kiper Persik, Leo Navacchio, juga tampil sangat sigap dalam mengantisipasi setiap bola udara yang diarahkan ke area penalti.

Efektivitas permainan Persik Kediri menjadi kunci utama dalam memenangkan penguasaan bola di sektor tengah. Duet Adrian Luna dan Telmo Castanheira tampil sangat solid dalam mengatur tempo serangan sekaligus memutus aliran bola lawan. Kemenangan ini menjadi sangat berarti bagi Persik untuk memperbaiki posisi mereka di papan tengah klasemen sementara.

Bagi Semen Padang, hasil minor ini menjadi kekalahan ke-22 dari 32 pertandingan yang sudah dijalani sepanjang musim. Dengan koleksi 20 poin dan sisa laga yang terbatas, mereka kini tertahan di peringkat 17 dan secara matematis tidak mungkin lagi mengejar ketertinggalan untuk bertahan di kasta tertinggi. Momen ini menjadi duka mendalam bagi para suporter setianya di Sumatera Barat.

Kemenangan tandang ini membawa Persik Kediri naik ke peringkat 12 dengan raihan total 39 poin. Meski posisi mereka belum sepenuhnya aman dari kejaran tim bawah lainnya, tambahan tiga poin ini setidaknya memberikan napas lega bagi manajemen dan pemain. Mereka kini memiliki modal kepercayaan diri yang tinggi untuk menatap pertandingan-pertandingan sisa di akhir musim.

Seusai laga ini, tantangan berat sudah menanti Persik Kediri yang dijadwalkan akan menjamu tim kuat Persija Jakarta. Sementara itu, Semen Padang yang sudah tidak memiliki beban klasemen tetap harus menyelesaikan sisa kompetisi dengan bertandang ke markas Persebaya Surabaya. Kedua tim diharapkan tetap menjaga sportivitas dan performa terbaik hingga peluit akhir musim benar-benar dibunyikan.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news