Jumali Jum'at, 08 Mei 2026 21:17 WIB

Logo BRI Super League. - Ist
Harianjogja.com, JOGJA— Stadion Manahan dipastikan tidak akan menampung pendukung tim tamu saat laga sengit antara Persis Solo kontra Persebaya Surabaya berlangsung pada Sabtu (9/5/2026). Kebijakan ini diambil sesuai dengan regulasi PT Liga Indonesia Baru (LIB) yang masih melarang kehadiran suporter tim tandang dalam kompetisi Super League musim 2025/2026.
Menyikapi aturan tersebut, manajemen Persebaya Surabaya langsung bergerak cepat dengan mengeluarkan imbauan resmi bagi seluruh Bonek dan Bonita. Melalui pernyataan resmi pada Jumat (8/5/2026), klub meminta para pendukung setianya untuk tidak melakukan perjalanan ke Kota Solo. Dukungan diharapkan tetap mengalir secara positif dari rumah masing-masing demi menjaga keamanan dan kelancaran pertandingan.
“Suporter tim tamu dilarang hadir di Stadion Manahan, Solo. Sesuai regulasi, laga Persis Solo vs Persebaya di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (9/5/2026), diselenggarakan tanpa suporter tim tamu,” tulis pihak manajemen melalui akun media sosial resmi klub.
Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada pelanggaran aturan yang bisa merugikan tim secara administratif maupun sanksi.
Pihak Bajul Ijo sangat mengharapkan kedewasaan para suporter dalam menyikapi aturan ini. Klub menilai bahwa doa dan dukungan jarak jauh tetap menjadi energi tambahan yang luar biasa bagi para pemain yang tengah berjuang di lapangan. “Ayo, Bonek-Bonita dukung dari rumah dengan tertib dan penuh doa,” lanjut pernyataan resmi tersebut.
Dukungan tersebut sangat dibutuhkan mengingat posisi Persebaya yang sedang berusaha mengunci tempat di papan atas klasemen. Saat ini, skuat asal Surabaya tersebut bertengger di posisi kelima dengan raihan 51 poin. Kemenangan di Stadion Manahan akan semakin memperkokoh posisi mereka dalam persaingan menuju tangga juara musim ini.
Di sisi lain, tuan rumah Persis Solo juga memiliki kepentingan yang tidak kalah besar dalam laga ini. Laskar Sambernyawa saat ini masih berjuang keras untuk keluar dari zona merah. Tertahan di peringkat ke-16 dengan koleksi 27 poin, setiap pertandingan sisa menjadi partai final bagi Persis Solo agar tidak terlempar ke kasta bawah.
Pertemuan kedua tim di Stadion Manahan diprediksi akan berjalan dengan intensitas tinggi sejak menit awal. Meski tanpa dukungan suporter lawan, tekanan dari pendukung tuan rumah diyakini akan memberikan atmosfer yang luar biasa di dalam stadion. Para pemain kedua kesebelasan dituntut fokus penuh untuk mengamankan poin maksimal guna memperbaiki posisi di tabel klasemen.
Kondusivitas di dalam dan luar stadion menjadi perhatian utama panitia pelaksana pertandingan di Solo. Petugas keamanan akan disiagakan di sejumlah titik strategis untuk mengantisipasi kedatangan suporter tamu yang mencoba masuk ke area stadion. Kepatuhan terhadap regulasi diharapkan dapat membuat jalannya kompetisi berakhir dengan aman dan lancar hingga pekan terakhir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

3 hours ago
5
















































