Korea Selatan Beri Bebas Visa Grup bagi Turis Indonesia

8 hours ago 3

Korea Selatan Beri Bebas Visa Grup bagi Turis Indonesia Bendera Korea Selatan. / Ilustrasi Freepik

Harianjogja.com, JOGJA—Korea Selatan membuka peluang bebas visa grup bagi wisatawan Indonesia. Kebijakan ini menjadi kabar baik bagi WNI yang ingin berlibur lebih mudah dan murah ke Negeri Ginseng.

Mengutip laporan The Korea Times, kebijakan tersebut diumumkan dalam Pertemuan Strategi Pariwisata Nasional ke-11 yang dipimpin Presiden Lee Jae-myung pada Rabu (25/2/2026). Pemerintah menargetkan 30 juta wisatawan asing lewat inisiatif “K-Tourism Merangkul Dunia”.

Sepanjang 2025, kunjungan wisatawan asing ke Korea Selatan mencapai 18 juta orang atau naik 15% dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, angka itu masih tertinggal dari Jepang yang mencatat rekor 43 juta wisatawan, didorong oleh pelemahan nilai tukar yen.

Bebas Visa Grup untuk WNI

Salah satu kebijakan utama adalah uji coba bebas visa bagi wisatawan grup asal Indonesia dengan minimal tiga orang dalam satu rombongan.

Selain itu, bagi warga Asia Tenggara yang pernah berkunjung ke Korea Selatan, tersedia peluang memperoleh visa masuk ganda dengan masa berlaku lima hingga sepuluh tahun. Sistem imigrasi otomatis juga akan diperluas guna mempercepat proses pemeriksaan di bandara internasional.

Kebijakan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk menarik lebih banyak wisatawan Indonesia yang dalam beberapa tahun terakhir juga aktif berwisata ke Jepang.

Pemerataan Wisata dan Penertiban Harga

Presiden Lee Jae-myung menegaskan sektor pariwisata kini menjadi “industri strategis nasional inti”. Sejumlah pembenahan disiapkan, antara lain:

Distribusi turis: Penambahan penerbangan internasional langsung ke bandara regional serta perluasan layanan bus bandara hingga larut malam menuju Provinsi Gangwon dan Chungcheong.

Akomodasi premium: Pengembangan konsep penginapan ala parador Spanyol dengan memanfaatkan rumah tradisional hanok dan kuil sebagai penginapan eksklusif.

Penertiban harga: Kebijakan tanpa toleransi terhadap praktik “getok harga”, terutama pada layanan rental mobil di Jeju dan reservasi hotel. Pelaku usaha diwajibkan mematuhi tarif resmi.

Kampanye 2027–2029

Menteri Kebudayaan Chae Hwi-young menyebut periode 2027–2029 sebagai “masa keemasan” budaya Korea. Pemerintah menyiapkan kampanye “Tahun Kunjungan Korea” dengan fokus pada wisata gaya hidup seperti tur kecantikan, kuliner, hingga pendakian gunung.

“Kami ingin mengubah ketertarikan publik pada K-pop menjadi kunjungan nyata yang menciptakan kenangan berharga,” ujar Presiden Lee.

Dengan kebijakan visa yang lebih ramah bagi WNI serta pembenahan infrastruktur dan tata kelola harga, Korea Selatan optimistis mampu mengejar ketertinggalan dari Jepang sekaligus menggerakkan ekonomi daerah secara lebih merata.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news