Newswire Selasa, 11 Agustus 2026 20:57 WIB

Sebanyak 1.416 Jembatan Garuda telah selesai dibangun hingga Juli 2026 dan menghubungkan 7.371 desa serta kelurahan di Indonesia. /Antara.
JAKARTA—Sebanyak 1.416 unit jembatan perintis dan darurat di daerah terpencil dibangun melalui program Jembatan Garuda hingga akhir Juli 2026 dan menghubungkan 7.371 desa/kelurahan sehingga mempercepat akses pendidikan, kesehatan, hingga layanan publik.

Capaian Jembatan Garuda (Data Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), per 28 Juli 2026)
- Target: 2.838 jembatan di 38 provinsi
- Penerima manfaat: 4.252.500 jiwa
- Selesai dibangun: 1.416 jembatan
- Sedang dibangun: 1.422 jembatan
Jenis jembatan dibangun
- 80 jembatan bailey
- 459 jembatan beton
- 524 jembatan armco
- 353 jembatan perintis
Lokasi utama pembangunan
- Wilayah terdampak bencana.
- Daerah terpencil dan terisolasi.
- Kawasan dengan ketimpangan infrastruktur.
Manfaat untuk masyarakat
- Mengurangi waktu tempuh hingga 45-50 menit antardaerah.
- Mempermudah akses menuju 8.505 sekolah karena tidak lagi menyeberangi sungai.
- Memudahkan masyarakat mengakses 4.250 fasilitas kesehatan serta mobil ambulans menjangkau desa terpencil.
- Menghubungkan masyarakat ke 4.360 pusat kegiatan ekonomi, sekaligus memudahkan distribusi hasil pertanian/logistik.
"Program ini merupakan upaya percepatan penyediaan akses dasar bagi masyarakat di daerah terpencil, terisolasi, dan wilayah terdampak bencana untuk membuka konektivitas." Kurnia Ramadhana, Deputi III Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Bakom.
Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI mengatakan sekitar 7.371 desa kini sudah terhubung dengan mobilitas yang lebih baik berkat selesainya pembangunan 1.416 jembatan sebagai bagian dari Program Jembatan Garuda.
Dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu, Deputi III Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Bakom RI Kurnia Ramadhana menyampaikan Program Jembatan Garuda telah selesai membangun jembatan di 1.416 lokasi atau 49,9 persen dari target 2.838 sampai dengan 28 Juli 2026.
"Hingga saat ini program Jembatan Garuda telah menghubungkan sekitar 7.371 desa dan kelurahan, dengan penduduk penerima manfaat mencapai 4.252.500 jiwa," kata Kurnia.
Tidak hanya itu, Program Jembatan Garuda juga turut mempermudah akses menuju 8.505 sekolah dan 4.250 fasilitas kesehatan serta menghubungkan 4.360 fasilitas ekonomi seperti pasar.
"Secara rata-rata waktu tempuh masyarakat pada titik-titik yang telah tersambung jembatan berkurang antara 45 hingga 50 menit," kata Kurnia.
Dia mengatakan Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Perbaikan Jembatan yang dipimpin oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyasar tidak hanya di wilayah terdampak bencana seperti Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat tapi juga di wilayah dengan ketimpangan infrastruktur yang menyebabkan terhambatnya mobilitas masyarakat.
Merujuk kepada data terbaru, sebanyak 80 jembatan bailey telah selesai dikerjakan, 524 jembatan armco, 459 jembatan beton serta 353 jembatan perintis. Total sejauh ini 1.416 jembatan telah selesai dibangun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

5 hours ago
3

















































