40 Hari KKN di Parambahan, Mahasiswa Unand Jalankan Program Pendidikan, Kesehatan hingga Pertanian

12 hours ago 4

promo hayati padang agustus

KLIKPOSITIF — Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Andalas di Nagari Parambahan telah berlangsung selama kurang lebih 40 hari. Selama masa pengabdian, mahasiswa melaksanakan berbagai program kerja yang berfokus pada bidang pendidikan, kesehatan, pertanian, serta pemberdayaan masyarakat. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu sekaligus membangun kolaborasi dan belajar secara langsung bersama masyarakat Nagari Parambahan.

Kegiatan KKN melibatkan mahasiswa Universitas Andalas, Pemerintah Nagari Parambahan, tokoh masyarakat, serta masyarakat setempat. Berbagai program kerja disusun berdasarkan hasil observasi dan kebutuhan masyarakat yang ditemukan sejak awal pelaksanaan KKN. Program yang dilaksanakan antara lain edukasi kesehatan dan pencegahan stunting, kegiatan pembelajaran bagi anak-anak, sosialisasi pemberantasan hama tikus, serta berbagai kegiatan pendukung lainnya di bidang pendidikan, kesehatan, dan pertanian.

Dalam acara penutupan lokakarya, Ketua Kelompok KKN Universitas Andalas, Muzakki Ashraful Hadi, menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama pelaksanaan program kerja. Ia mewakili seluruh anggota kelompok KKN mengungkapkan rasa terima kasih atas sambutan, dukungan, dan keterbukaan masyarakat selama mahasiswa menjalankan pengabdian di Nagari Parambahan. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya datang untuk memberikan ilmu kepada masyarakat, tetapi juga memperoleh banyak pengalaman, pengetahuan, dan pembelajaran berharga dari kehidupan masyarakat setempat.

“Kami yang awalnya ingin memberi ilmu, justru kami yang banyak menerima ilmu. Saya mewakili teman-teman KKN ingin meminta maaf apabila selama pelaksanaan program masih ada kekurangan atau hal-hal yang kurang berkenan di hati Bapak dan Ibu,” ujar Muzakki.

Apresiasi terhadap pelaksanaan KKN juga disampaikan oleh Badan Permusyawaratan Nagari (BPN) Parambahan, Eldi Basmen. Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh mahasiswa KKN atas kontribusi yang telah diberikan selama berada di Nagari Parambahan. Ia berharap ilmu dan pengetahuan yang telah dibagikan mahasiswa dapat memberikan perubahan positif serta terus dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Kami berterima kasih kepada adik-adik KKN. Semoga ilmu yang diberikan kepada masyarakat kami dapat memberikan banyak perubahan dan menjadi pahala bagi adik-adik. Kami juga memohon maaf apabila fasilitas dan tempat yang kami sediakan masih kurang memadai,” ungkap Eldi Basmen.

Eldi Basmen juga menyampaikan harapan agar hubungan baik yang telah terjalin selama pelaksanaan KKN dapat terus berlanjut. Menurutnya, kehadiran mahasiswa Universitas Andalas telah memberikan manfaat bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan yang dilaksanakan. Ia berharap kerja sama antara Nagari Parambahan dan Universitas Andalas dapat terus dikembangkan pada masa mendatang.

Hal senada disampaikan oleh Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Parambahan, Arnefis. Ia menyampaikan bahwa waktu pelaksanaan KKN selama kurang lebih 40 hari terasa sangat singkat karena mahasiswa telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat selama berada di Nagari Parambahan. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kontribusi mahasiswa dalam berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan selama masa pengabdian.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Universitas Andalas, Rahmi Awalina, menyampaikan harapan agar berbagai pengetahuan dan program yang telah diberikan mahasiswa dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh masyarakat. Ia menilai keberlanjutan program menjadi salah satu hal penting agar manfaat dari kegiatan KKN tidak berhenti setelah mahasiswa meninggalkan Nagari Parambahan. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya edukasi mengenai stunting yang perlu diberikan sejak sebelum pernikahan.

“Harapan kami, apa yang telah diberikan oleh mahasiswa Universitas Andalas dapat dipraktikkan secara terus-menerus. Untuk persoalan stunting, edukasi juga perlu diberikan sejak masa pranikah,” ujar Rahmi Awalina.

Rahmi Awalina turut menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan KKN terdapat tindakan, sikap, maupun perkataan dari mahasiswa yang kurang berkenan bagi masyarakat. Ia menyampaikan bahwa setiap proses pengabdian tentu memiliki kekurangan yang menjadi bagian dari evaluasi bersama. Ia juga berharap hubungan baik antara mahasiswa, Universitas Andalas, dan masyarakat Nagari Parambahan dapat tetap terjalin meskipun masa KKN telah berakhir.

Apresiasi terhadap pelaksanaan KKN juga disampaikan oleh Sekretaris Nagari Parambahan, Titin Sumarni. Ia menjelaskan bahwa sejak survei awal, mahasiswa telah melakukan komunikasi dengan Pemerintah Nagari untuk mengidentifikasi kebutuhan masyarakat dan menyusun program kerja yang sesuai. Salah satu program yang mendapat perhatian adalah penyuluhan dan pemberantasan hama tikus yang dilaksanakan sebagai bentuk dukungan terhadap masyarakat di bidang pertanian.

“Atas nama Pemerintah Nagari Parambahan dan seluruh lapisan masyarakat Parambahan, kami berterima kasih karena selama 40 hari adik-adik telah menjalankan kegiatan dengan penuh semangat. Kami melihat dan merasakan banyak manfaat positif dari berbagai program yang dilaksanakan, baik di bidang kesehatan, pendidikan, maupun pertanian,” tutur Titin Sumarni.

Titin Sumarni juga menyampaikan harapan agar berbagai program yang telah dilaksanakan dapat terus dijaga dan dikembangkan oleh masyarakat Nagari Parambahan. Menurutnya, program kerja mahasiswa tidak hanya diharapkan memberikan manfaat selama pelaksanaan KKN, tetapi juga dapat menjadi pengetahuan dan kebiasaan yang diteruskan kepada generasi berikutnya. Ia menilai kehadiran mahasiswa telah memberikan kontribusi positif sekaligus mempererat hubungan antara Universitas Andalas dan masyarakat Nagari Parambahan.

Penutupan kegiatan KKN ini menjadi akhir dari rangkaian pengabdian mahasiswa selama kurang lebih 40 hari di Nagari Parambahan. Selama pelaksanaannya, mahasiswa tidak hanya berkesempatan menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan, tetapi juga mendapatkan pengalaman dan pembelajaran langsung dari masyarakat. Momen penutupan tersebut sekaligus menjadi bentuk apresiasi dan refleksi bersama atas kerja sama yang telah terjalin antara mahasiswa, Pemerintah Nagari, dan masyarakat.

Bagi mahasiswa KKN Universitas Andalas, Nagari Parambahan tidak hanya menjadi tempat untuk melaksanakan program pengabdian, tetapi juga menjadi ruang untuk belajar, berinteraksi, dan membangun hubungan kekeluargaan dengan masyarakat. Pemerintah Nagari dan masyarakat pun menyampaikan bahwa para mahasiswa telah menjadi bagian dari keluarga Nagari Parambahan selama menjalankan pengabdian. Dengan berakhirnya masa KKN, diharapkan ilmu, pengalaman, dan hubungan baik yang telah terbangun dapat terus memberikan manfaat bagi kedua belah pihak serta membuka peluang kerja sama antara Nagari Parambahan dan Universitas Andalas di masa mendatang.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news