6 Jenis Buah yang Kaya Senyawa Antiinflamasi dan Baik untuk Kesehatan

11 hours ago 7

promo hayati padang agustus

KLIKPOSITIF — Buah-buahan tidak hanya menjadi sumber rasa manis alami, tetapi juga mengandung beragam nutrisi yang dapat membantu melindungi tubuh dari berbagai penyakit. Mengonsumsi sekitar 1,5 hingga 2 cangkir buah yang beragam setiap hari dapat meningkatkan aktivitas antioksidan dalam tubuh.

Buah juga kaya akan senyawa antiinflamasi yang berperan dalam membantu melindungi tubuh dari penyakit jantung, diabetes, serta beberapa jenis kanker dan penyakit pada saluran pencernaan.

Salah satu cara untuk memperbanyak konsumsi buah adalah memilih buah sesuai musim. Anggur dan buah berbiji dapat menjadi pilihan pada musim panas, sementara apel dan pir cocok dikonsumsi pada musim gugur. Saat musim dingin, kesemek dan delima dapat menjadi pilihan, sedangkan jeruk dan ceri dapat dikonsumsi pada musim semi.

Meski hampir semua buah mengandung nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan, sejumlah jenis buah mendapat perhatian khusus karena kandungan antioksidan dan senyawa antiinflamasinya.

1. Buah beri

Stroberi, blackberry, cranberry, dan blueberry termasuk buah yang kaya akan aktivitas antioksidan dan antiinflamasi. Selain serat dan vitamin C, buah beri mengandung fitokimia berupa pigmen tumbuhan, seperti antosianin dan asam elagat.

Sejumlah penelitian mengaitkan konsumsi buah beri yang lebih tinggi dengan risiko penyakit jantung, penyakit Alzheimer, dan diabetes yang lebih rendah.

2. Apel

Apel dikenal sebagai salah satu buah yang kaya serat, vitamin C, pektin, dan polifenol. Kandungan tersebut terutama dalam penelitian pada hewan, dikaitkan dengan efek antiinflamasi dan peningkatan mikroorganisme baik di dalam usus.

Sebuah penelitian terhadap hampir 35.000 perempuan juga menemukan bahwa konsumsi apel dan buah pir berkaitan dengan risiko kematian akibat penyakit jantung yang lebih rendah.

3. Buah berbiji

Ceri, persik, aprikot, dan plum merupakan kelompok buah berbiji. Buah-buahan tersebut mengandung serat, vitamin C, kalium, serta berbagai fitokimia yang juga berkontribusi terhadap warna buah.

Ceri menjadi salah satu buah berbiji yang paling banyak diteliti. Sejumlah penelitian menunjukkan ceri berpotensi membantu mengurangi nyeri dan rasa pegal setelah berolahraga serta menurunkan risiko serangan gout.

Kandungan senyawa fenolik yang tinggi pada ceri diduga berperan dalam efek tersebut karena senyawa ini berkaitan dengan penurunan peradangan.

4. Buah sitrus

Jeruk, grapefruit, lemon, dan limau dikenal kaya vitamin C. Buah sitrus juga mengandung serat, kalium, kalsium, vitamin B, tembaga, serta fitokimia seperti flavonoid dan karotenoid yang memiliki sifat antiinflamasi.

Meski penelitian langsung pada manusia mengenai manfaat antiinflamasi buah sitrus masih terbatas, berbagai nutrisi yang terkandung di dalamnya telah dikaitkan dengan manfaat perlindungan terhadap kesehatan jantung.

5. Delima

Dilansir dari laman Harvard. Health. Edu, Biji buah delima berukuran kecil, tetapi mengandung beragam nutrisi penting, termasuk vitamin C dan K, kalium, serat, serta fitokimia seperti antosianin dan resveratrol. Kombinasi nutrisi dan senyawa tersebut diduga berkontribusi terhadap berbagai potensi manfaat kesehatan dari konsumsi buah delima.

6. Anggur

Anggur mengandung serat, vitamin C dan K, serta berbagai fitokimia yang memiliki aktivitas antioksidan. Kandungan tersebut menjadikan anggur sebagai salah satu pilihan buah yang dapat melengkapi pola makan sehat.

Pada akhirnya, tidak perlu terpaku pada satu jenis buah untuk mendapatkan manfaat kesehatan. Mengonsumsi berbagai jenis dan warna buah secara rutin dapat membantu memenuhi kebutuhan serat, vitamin, mineral, serta senyawa tumbuhan yang mendukung kesehatan tubuh.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news