PADANG, KLIKPOSITIF — Pemerintah Kota Padang terus memperkuat upaya peningkatan kompetensi generasi muda sebagai salah satu strategi membuka akses yang lebih luas terhadap dunia kerja, termasuk peluang bekerja di luar negeri. Komitmen itu diwujudkan melalui dukungan terhadap program pelatihan kerja yang mempersiapkan anak-anak muda Kota Padang untuk berkarier di Jepang dan Turki.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Padang Fadly Amran saat menghadiri penutupan Program Pelatihan Kursus Privat Magang ke Jepang sekaligus pelepasan peserta Program Padang Juara Pelatihan Bahasa Inggris untuk Kerja ke Turki di HW Hotel, Sabtu (15/8/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Proklamator Padang bekerja sama dengan Pemerintah Kota Padang tersebut menjadi bagian dari langkah konkret pemerintah daerah dalam memperluas akses pelatihan, meningkatkan keterampilan, sekaligus membuka peluang kerja bagi generasi muda.
Acara itu turut dihadiri Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Padang Feri Erviyan Rinaldy, Direktur LKP Proklamator Padang Yeni Fujii, serta perwakilan BP3MI Sumatera Barat, Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Sumatera Barat, Dinas Pendidikan Sumatera Barat, dan Dinas Pendidikan Kota Padang.
Dalam kesempatan tersebut, turut diperkenalkan Malaysia-Based Learning Program sebagai program baru yang diharapkan dapat menjadi alternatif pengembangan kompetensi dan pengalaman belajar bagi generasi muda Kota Padang.
Fadly Amran mengatakan, program pelatihan yang dilaksanakan LKP Proklamator sejalan dengan Program Unggulan (Progul) Padang Melayani, khususnya dalam meningkatkan keterampilan dan kapasitas generasi muda.
Menurutnya, tantangan ketenagakerjaan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan lapangan pekerjaan, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia dalam memenuhi kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.
“Ketersediaan lapangan pekerjaan tidak akan selalu seimbang dengan jumlah pencari kerja. Karena itu, Pemerintah Kota Padang perlu terus membuka berbagai peluang melalui pelatihan, baik di sektor formal maupun informal,” ujar Fadly.
Ia menegaskan, pemerintah tidak ingin generasi muda hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga memiliki kemampuan dan daya saing untuk menangkap peluang kerja yang tersedia, termasuk di tingkat internasional.
Fadly menyebutkan, Kota Padang masih menghadapi tantangan ketenagakerjaan dengan tingkat pengangguran yang hampir mencapai 9 persen. Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah di tengah upaya mendorong pertumbuhan ekonomi dan perkembangan kota.
“Program ini hadir untuk membantu generasi muda. Ini penting karena Kota Padang masih menghadapi tantangan ketenagakerjaan, dengan tingkat pengangguran yang hampir mencapai 9 persen. Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi dan perkembangan kota terus kita dorong agar semakin meningkat,” katanya.
Karena itu, Fadly mendorong LKP Proklamator untuk memperluas pelatihan dengan menjangkau lebih banyak peserta. Pemerintah Kota Padang, kata dia, siap memberikan dukungan agar program serupa dapat terus berkembang.
“Kami mendorong LKP Proklamator untuk melakukan pelatihan lebih banyak lagi. Pemerintah Kota Padang akan memberikan dukungan, sehingga semakin banyak anak-anak kita yang bisa bekerja di luar negeri dan mengubah nasib keluarganya,” ujarnya.
Bagi Fadly, kesempatan bekerja di luar negeri bukan semata-mata mengenai peningkatan pendapatan, tetapi juga kesempatan bagi generasi muda untuk memperoleh pengalaman, membangun kemandirian, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Ia berharap peserta yang diberangkatkan ke Jepang dan Turki mampu memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya. Bekal bahasa, keterampilan, kedisiplinan, serta kemampuan beradaptasi menjadi modal penting agar mereka dapat bersaing dan menjalankan pekerjaan secara profesional.
Sementara itu, Direktur LKP Proklamator Padang Yeni Fujii mengatakan, program pelatihan yang dilaksanakan pihaknya telah mempersiapkan peserta untuk memasuki dunia kerja sesuai bidang yang dibutuhkan.
Untuk program pelatihan bahasa Jepang dan magang ke Jepang, terdapat 10 peserta yang akan mengikuti program tersebut. Sementara melalui Program Padang Juara Pelatihan Bahasa Inggris untuk Kerja ke Turki, terdapat tiga peserta yang akan diberangkatkan.
Yeni menjelaskan, para peserta nantinya akan ditempatkan pada sejumlah bidang pekerjaan. Di antaranya sektor konstruksi, pengolahan makanan, dan perawatan.
“Mereka yang akan kita berangkat ini akan ditempatkan pada sejumlah bidang pekerjaan, di antaranya konstruksi, pengolahan makanan, dan perawatan. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Padang yang telah memberikan dukungan dalam kegiatan ini,” kata Yeni.
Menurutnya, dukungan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam menghadirkan program pelatihan yang memiliki keterkaitan langsung dengan kebutuhan dunia kerja. Kolaborasi antara lembaga pelatihan dan pemerintah diharapkan mampu menghasilkan program yang tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga membuka akses nyata menuju dunia kerja.
Pelepasan peserta tersebut sekaligus menandai tahap baru bagi para anak muda yang telah menjalani proses pelatihan. Setelah dibekali kemampuan bahasa dan keterampilan kerja, mereka diharapkan mampu menjalankan kesempatan tersebut secara optimal ketika memasuki lingkungan kerja di negara tujuan.
Program ini juga memperlihatkan bahwa pengembangan sumber daya manusia menjadi salah satu bagian penting dalam menjawab persoalan ketenagakerjaan di daerah. Di tengah persaingan dunia kerja yang semakin terbuka, penguasaan keterampilan dan bahasa asing menjadi modal yang semakin dibutuhkan.
Pemko Padang pun berharap kolaborasi dengan lembaga pelatihan seperti LKP Proklamator dapat terus diperluas, sehingga semakin banyak generasi muda yang mendapatkan akses terhadap pelatihan berkualitas dan peluang kerja, baik di dalam maupun luar negeri.
Dengan demikian, program pelatihan kerja tidak berhenti pada kegiatan pembelajaran di ruang kelas, tetapi berlanjut hingga membuka pintu kesempatan bagi peserta untuk memasuki pasar kerja secara lebih luas.
Bagi para peserta yang dilepas menuju Jepang dan Turki, perjalanan tersebut sekaligus menjadi awal untuk membuktikan bahwa generasi muda Kota Padang mampu bersaing di tingkat internasional ketika diberikan kesempatan, pelatihan, dan dukungan yang memadai.

22 hours ago
9


















































