Sleman Siapkan Tiga Kawasan Baru untuk Investasi Wisata

4 hours ago 2

Sleman Siapkan Tiga Kawasan Baru untuk Investasi Wisata Foto ilustrasi kereta gantung dibuat dengan artificial intelligence.

Harianjogja.com, SLEMAN—Pemerintah Kabupaten Sleman mulai mengarahkan pengembangan investasi ke tiga kawasan strategis baru yang diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Tiga wilayah tersebut meliputi kawasan wisata Prambanan, agrowisata Kaliurang, dan kawasan agrowisata Sleman Barat.

Ketiga kawasan itu dinilai memiliki potensi besar untuk menarik investasi berbasis pariwisata, wisata edukasi alam, hingga pengembangan ekonomi kreatif masyarakat lokal.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sleman, Triana Wahyuningsih, mengatakan pengembangan kawasan investasi baru tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat iklim usaha di Sleman.

Menurutnya, kesiapan infrastruktur, aksesibilitas, hingga sistem layanan perizinan berbasis digital menjadi modal penting untuk menarik minat investor.

Prambanan Diproyeksikan Jadi Hub Wisata Regional

Kawasan wisata Prambanan menjadi salah satu fokus utama pengembangan investasi karena dinilai memiliki prospek besar setelah hadirnya akses pintu tol yang menghubungkan DIY dan Jawa Tengah.

Selain masuk dalam Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), wilayah tersebut juga diproyeksikan berkembang sebagai pusat konektivitas wisata regional.

Berdasarkan kajian potensi investasi DPMPTSP Sleman 2026, peluang investasi di kawasan Prambanan meliputi pembangunan destinasi wisata buatan, pusat kerajinan, industri batik, pusat suvenir, hingga pengembangan produk kreatif penunjang sektor pariwisata.

Kaliurang Dikembangkan Jadi Pusat Agrowisata

Sementara itu, kawasan Kaliurang diarahkan menjadi pusat pengembangan agrowisata berbasis potensi lokal lereng Merapi.

Lanskap pegunungan, udara sejuk, dan citra wisata yang telah melekat kuat dinilai menjadi keunggulan utama Kaliurang untuk menarik investasi sektor wisata alam dan edukasi.

Pemerintah daerah membuka peluang investasi untuk pengembangan taman bunga, wisata edukasi pertanian, hingga industri pengolahan susu yang terintegrasi dengan sektor pariwisata.

Konsep tersebut diharapkan mampu memperpanjang masa tinggal wisatawan sekaligus meningkatkan nilai ekonomi masyarakat sekitar kawasan wisata.

Sleman Barat Mulai Didorong Jadi Kawasan Wisata Edukasi

Selain Kaliurang, Pemkab Sleman juga mulai mengembangkan investasi di wilayah Sleman Barat yang mencakup Sendangarum, Sumberagung, dan Sumberahayu.

Kawasan tersebut dinilai memiliki lahan terbuka hijau yang luas, namun potensi ekonominya belum berkembang secara optimal.

“Investasi di Sleman Barat ditargetkan bisa berkembang melalui konsep wisata edukasi hortikultura, greenhouse, kampung wisata, hingga wisata berbasis alam,” kata Triana dalam jumpa pers di Kantor Dukcapil Sleman, Kamis (7/5/2026).

Pemkab Sleman juga ingin mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan barat agar tidak tertinggal dibanding wilayah lain di Kabupaten Sleman yang lebih dulu berkembang sebagai pusat wisata dan investasi.

Perizinan Investasi Dipercepat Secara Digital

Di sisi lain, Pemkab Sleman menilai kemudahan layanan perizinan menjadi faktor penting dalam mendukung percepatan investasi.

Seluruh layanan perizinan kini telah dilakukan secara daring melalui sistem Online Single Submission Risk Based Approach (OSS-RBA), Sistem Informasi Manajemen Bangunan Gedung (SIMBG), Mal Pelayanan Publik Digital (MPPD), hingga Sistem Perizinan Online Sleman (SINOM).

Digitalisasi layanan tersebut diharapkan mampu memangkas proses birokrasi, mempercepat kepastian usaha, sekaligus meningkatkan kenyamanan investor yang akan menanamkan modal di Sleman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news