
Persebaya ditahan imbang Persis Solo tanpa gol di Stadion Manahan pada laga Super League pekan ke-32. /Instagram.
Harianjogja.com, SOLO—Persebaya Surabaya harus puas membawa pulang satu poin setelah bermain imbang tanpa gol melawan Persis Solo pada laga Super League pekan ke-32 di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (9/5/2026). Hasil ini membuat persaingan papan atas dan zona degradasi Super League semakin ketat menjelang akhir musim.
Tambahan satu angka belum mampu mengangkat posisi Persebaya ke zona empat besar klasemen. Bajol Ijo masih tertahan di peringkat kelima dengan koleksi 52 poin dari 32 pertandingan, terpaut satu poin dari posisi empat besar. Sementara itu, Persis Solo tetap berada di posisi ke-16 dengan 28 poin atau hanya berjarak tiga angka dari zona aman.
Sepanjang pertandingan, kedua tim sebenarnya mampu menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Namun buruknya penyelesaian akhir membuat laga Persis Solo vs Persebaya berakhir tanpa gol hingga peluit panjang dibunyikan.
Persis Solo tampil agresif pada awal babak kedua. Baru lima menit setelah turun minum, Laskar Sambernyawa langsung menekan pertahanan Persebaya melalui situasi tendangan bebas. Bola liar di dalam kotak penalti disambar Althaf Indie, tetapi bola masih membentur pemain belakang Persebaya sehingga gagal mengarah tepat ke gawang.
Tekanan tuan rumah kembali hadir pada menit ke-59. Dusan Mijic mencoba peruntungan lewat tendangan bebas dari luar kotak penalti. Bola sempat mengarah ke gawang, tetapi melayang tipis di atas mistar gawang Andhika Ramadhani.
Melihat tekanan Persis Solo semakin intens, pelatih Persebaya Paul Munster melakukan perubahan strategi dengan memasukkan Gali Freitas dan Dimas Wicaksono untuk menggantikan Koko Ari dan Bruno Moreira.
Persis terus berupaya membongkar pertahanan Bajol Ijo. Namun lini belakang Persebaya yang dikomandoi Gustavo Fernández tampil disiplin dalam meredam berbagai ancaman dari tuan rumah.
Persebaya juga sempat memperoleh peluang emas pada menit ke-72. Milos Raickovic mengalirkan bola kepada Francisco Rivera yang kemudian mengirim umpan matang ke Mikael Tata di dalam kotak penalti. Akan tetapi, sepakan Tata masih mampu diblok lini pertahanan Persis Solo.
Peluang terbaik Persebaya lahir menjelang laga usai tepatnya pada menit ke-89. Francisco Rivera melepaskan tendangan keras ke arah gawang, tetapi bola kembali gagal berbuah gol setelah membentur kaki Luka Dumanic. Hasil imbang Persis Solo vs Persebaya ini membuat persaingan Super League di papan atas maupun zona bawah klasemen semakin panas dalam dua laga tersisa musim ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

4 hours ago
3

















































