Ilustrasi serangan Amerika Serikat ke wilayah Iran. /ANTARA/Anadolu - py.
Harianjogja.com, JAKARTA—Komando Pusat Amerika Serikat atau United States Central Command (CENTCOM) menolak memberikan keterangan terkait kemungkinan keterlibatan pasukan Amerika Serikat dalam operasi militer terhadap Iran.
Pernyataan tersebut disampaikan CENTCOM saat menanggapi permintaan konfirmasi dari RIA Novosti mengenai dugaan peran AS dalam serangan terhadap Iran serta kemungkinan dukungan Washington terhadap Israel.
“Kami tidak memiliki informasi untuk Anda saat ini,” kata layanan pers CENTCOM dalam pernyataan singkat kepada RIA Novosti, Sabtu.
Sebelumnya pada hari yang sama, otoritas pertahanan Israel mengumumkan telah melancarkan serangan ke wilayah Iran dan menetapkan status keadaan darurat nasional. Langkah tersebut menandai eskalasi signifikan ketegangan kawasan Timur Tengah.
Di sisi lain, perkembangan ini terjadi di tengah upaya diplomasi yang masih berlangsung. Sehari sebelumnya, Menteri Luar Negeri Oman Badr Albusaidi menyebut perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran menunjukkan kemajuan berarti.
Dalam wawancara dengan CBS News pada Jumat (27/2/2026), Albusaidi—yang berperan sebagai mediator utama—mengatakan perundingan telah mencapai “kemajuan substansial” menuju sebuah kesepakatan yang dinilainya “masih mungkin tercapai.”
Pernyataan tersebut muncul hanya beberapa jam setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap perkembangan negosiasi nuklir antara Washington dan Teheran.
Situasi ini menempatkan kawasan Timur Tengah dalam ketidakpastian, di tengah sinyal diplomasi yang belum sepenuhnya sejalan dengan dinamika militer di lapangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara

8 hours ago
5

















































