Gebrak Pangan Murah, KDMP Sinduadi Gandeng KSP Nasari

8 hours ago 6

Gebrak Pangan Murah, KDMP Sinduadi Gandeng KSP Nasari Koperasi Desa Merah Putih Sinduadi menyiapkan 300 paket sembako murah dalam kegiatan Gebrak Pangan Murah yang digelar di halaman gerai KDMP Sinduadi, Sleman, Jumat (27/2 - 2026).

Harianjogja.com, SLEMAN—Koperasi Desa Merah Putih Sinduadi menyiapkan 300 paket sembako murah dalam kegiatan Gebrak Pangan Murah yang digelar di halaman gerai KDMP Sinduadi, Sleman, Jumat (27/2/2026). Program ini merupakan hasil kolaborasi dengan KSP Nasari sebagai upaya menjaga stabilitas harga pangan menjelang Ramadan.

Ketua KDMP Sinduadi, Kliwon Suhirman, menjelaskan ratusan paket sembako tersebut dijual dengan harga terjangkau, yakni Rp50.000 per paket. Setiap paket berisi minyak goreng 1 liter, tepung terigu 1 kilogram, gula pasir 1 kilogram, dan satu botol kecap.

“Total ada 300 paket sembako murah yang bisa dimanfaatkan anggota KDMP Sinduadi dan masyarakat sekitar,” kata Kliwon, Sabtu (28/2/2026)

Ia menuturkan, gebrak pangan murah digelar untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus mengendalikan inflasi selama bulan Ramadan.

Kolaborasi Jadi Solusi Keterbatasan Modal

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman, Sutiasih, mengatakan kegiatan ini menjadi contoh kolaborasi antarkoperasi yang efektif, khususnya untuk mengatasi keterbatasan permodalan koperasi desa.

“Kegiatan ini kerja sama antara KDMP Sinduadi dan Koperasi Nasari. Tidak hanya soal bisnis, tapi juga membantu program KDMP agar bisa berkembang,” ujarnya.

Menurut Sutiasih, inovasi kerja sama seperti ini perlu terus dikembangkan agar koperasi desa mampu memperkuat struktur permodalan dan operasionalnya.

“Satu paket hanya Rp50.000 dengan isi yang lengkap. Ke depan, model seperti ini bisa diperluas,” jelasnya.

Warga Merasa Terbantu

Salah satu warga Sinduadi, Yayuk, mengaku terbantu dengan adanya bazar sembako murah tersebut.

“Harganya lumayan murah, Rp50.000 sudah dapat tepung, minyak, gula, dan kecap,” katanya.

Selain membantu masyarakat, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk mengajak warga bergabung menjadi anggota koperasi desa. Dinas Koperasi dan UKM DIY melalui Kepala Bidang Koperasi Ir. Setyo Hastuti, MP, menyebut bertambahnya anggota akan memperkuat permodalan dan keberlanjutan koperasi.

“Gebrak pangan murah ini bukan sekadar kegiatan bisnis, tapi solusi dan inovasi bagi keterbatasan modal KDKMP. Kolaborasi seperti ini harus terus diperluas,” ujarnya.

Ia berharap bazar serupa dapat digelar rutin di koperasi desa dan kelurahan lain di seluruh DIY karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat.

KSP Nasari Tawarkan Channeling dan Digitalisasi

Ketua KSP Nasari, Frans Meroga, mengatakan pihaknya tidak hanya mendukung dari sisi permodalan, tetapi juga menghadirkan solusi channeling pinjaman dan digitalisasi bagi koperasi desa.

“Jika koperasi desa sudah mampu menjadi supplier dapur MBG, KSP Nasari siap memberikan dukungan modal untuk mendorong peningkatan SHU,” ungkapnya.

Selain itu, KSP Nasari juga menyiapkan dukungan digitalisasi melalui aplikasi mobile white label sebagai wadah pemasaran produk unggulan lokal.

Frans yang juga Ketua Umum Angkatan Muda Koperasi Indonesia (AMKI) berharap ekosistem digital tersebut mampu menciptakan sistem usaha yang saling menguntungkan bagi masyarakat desa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news