Nelayan Takalar. (Dok: Ist)KabarMakassar.com — Persoalan akses terhadap bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi bagi para nelayan di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, akhirnya mendapat penjelasan terang. Pemerintah melalui Dinas Perikanan Takalar menegaskan bahwa seluruh proses pengurusan barcode dilakukan secara digital dan transparan.
Kepala Bidang Pengelolaan Usaha Perikanan dan Penyelenggaraan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Dinas Perikanan Takalar, Andi Zulhaedah, menjelaskan secara detail prosedur pengambilan barcode yang selama ini menjadi pertanyaan besar bagi masyarakat pesisir.
“BPH Migas telah mengeluarkan aplikasi resmi bernama Ekstar. Aplikasi ini berfungsi untuk mengeluarkan rekomendasi BBM bersubsidi bagi seluruh nelayan di Takalar secara akurat,” ujar Andi Zulhaedah, Jumat (27/03).
Melalui aplikasi Ekstar, setiap data nelayan akan terverifikasi secara sistematis. Di dalamnya tertera jenis kapal serta mesin yang digunakan. Secara otomatis, aplikasi akan mengkalkulasi kuota BBM yang dapat diterima beserta barcodenya.
Andi Zulhaedah menyebutkan ada dua indikator utama dalam menentukan besaran kuota subsidi tenaga surya bagi setiap nelayan yakni lamanya waktu operasional pelayanan dan penangkapan ikan di laut dan jenis mesin kapal yang dipergunakan oleh nelayan.
“Penggunaan aplikasi Ekstar ini sudah berjalan sejak tahun 2025 hingga saat ini. Barcode yang diterbitkan berlaku selama satu bulan, dan nelayan dapat mengurusnya kembali untuk bulan berikutnya,” tambahnya.
Dinas Perikanan Takalar mengimbau kepada seluruh masyarakat agar mengurus barcode secara mandiri atau langsung melalui instansi terkait. Hal ini bertujuan untuk menghindari praktik percaloan atau pencatatan nama dinas oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Pengurusan barcode ini tidak dipungut biaya apapun alias gratis. Kami ingatkan jangan ada pihak lain yang mencatut nama dinas untuk membuat barcode ilegal. Jika ditemukan barcode palsu, kami tidak segan untuk melaporkannya ke pihak berwajib,” tegas Andi Zulhaedah.
Langkah digitalisasi melalui aplikasi Ekstar ini diharapkan dapat memastikan penyaluran subsidi tenaga surya tepat sasaran, sehingga nelayan di Takalar tidak lagi kesulitan mengisi tangki mesin kapal mereka untuk melaut.


















































