Membludak! 2.000 Saudagar Hadiri PSBM XXVI di Tengah Tekanan Ekonomi

18 hours ago 6
Membludak! 2.000 Saudagar Hadiri PSBM XXVI di Tengah Tekanan EkonomiKetua Panitia PSBM XXVI, Ibnu Munzir saat Menyampaikan Laporan (Dok: Sinta KabarMakassar).

KabarMakassar.com — Di tengah tekanan ekonomi global yang ikut mengguncang daya tahan nasional termasuk Indonesia, ribuan Saudagar Bugis Makassar justru memadati ajang Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI.

Sekitar 2.000 peserta dari berbagai daerah hingga mancanegara tercatat hadir, menandai tingginya antusiasme dalam mendorong penguatan ekonomi berbasis jejaring saudagar Bugis Makassar.

Ketua Panitia PSBM XXVI, Ibnu Munzir, menegaskan lonjakan peserta menjadi sinyal kuat bahwa komunitas saudagar tidak tinggal diam menghadapi situasi ekonomi yang penuh tekanan.

“Tema ‘Saudagar Tangguh, Ekonomi Tumbuh’ benar-benar menyulut antusiasme. Sekitar 2.000 saudagar hadir, dari pusat, daerah, hingga luar negeri,” ujarnya saat menyampaikan laporan dalam kegiatan PSBM XXVI di hotel Claro Kota Makassar, Kamis (26/03).

Ia menjelaskan, PSBM tahun ini dikemas berbeda dari sebelumnya. Tidak hanya forum seremonial dan berbagi pengalaman, panitia menghadirkan skema ‘business matching’ yang mempertemukan langsung produsen, penjual, dan pembeli dalam sektor strategis, khususnya komoditas kopi.

Hasilnya mulai terlihat sejak hari pertama. Investor asing bahkan datang langsung untuk menjajaki kerja sama dan menindaklanjuti kesepakatan bisnis.

“Ada investor dari Korea yang hadir langsung dan pagi harinya sudah dilakukan MoU untuk rencana ekspor kopi Sulsel,” ungkap Ibnu.

Menurutnya, langkah konkret seperti penandatanganan kerja sama dan MoU menjadi bukti bahwa PSBM tidak sekadar forum diskusi, tetapi langsung menyentuh sektor riil dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi.

Selain agenda bisnis, PSBM XXVI juga diwarnai kegiatan sosial. Panitia bersama Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPP KKSS) menggelar aksi kemanusiaan, mulai dari bantuan ke panti asuhan hingga santunan bagi sekitar 1.000 anak yatim dan masyarakat prasejahtera.

“Kami ingin kegiatan ini tidak hanya berhenti di forum, tapi juga memberi dampak langsung ke masyarakat,” jelasnya.

Ibnu menambahkan, keterlibatan saudagar dari berbagai latar belakang, termasuk pelaku usaha yang telah bekerja sama dengan pemerintah daerah dan sektor industri ramah lingkungan, memperkaya diskusi dan peluang investasi dalam forum tersebut.

Di sisi lain, kehadiran para kepala daerah sebagai narasumber juga membuka ruang promosi potensi investasi di masing-masing wilayah, memperkuat konektivitas antara pengusaha dan pemerintah.

“Ini momentum konsolidasi saudagar untuk memperkuat ekonomi, bukan hanya di Sulsel, tapi secara nasional bahkan global,” tegasnya.

Dengan format baru dan partisipasi besar, PSBM XXVI menjadi cerminan bahwa di tengah tekanan ekonomi, solidaritas dan kolaborasi saudagar justru menguat, menghadirkan optimisme baru bagi pertumbuhan ekonomi berbasis jejaring lokal yang mendunia.

Navigasi pos

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news