Petugas DPUKP Sleman sedang menambal ruas Jalan Cempaka berlubang yang berlokasi di depan PT Kanisius, Kalurahan Caturtunggal, Depok, Sleman, Senin (2/3/2026). Harian Jogja - Andreas Yuda Pramono
Harianjogjacom, SLEMAN—DPUPKP Sleman mulai melakukan patching jalan kabupaten sebagai langkah cepat memperbaiki jalan berlubang akibat musim hujan. Program pemeliharaan rutin ini menyasar total 400 kilometer (km) jalan kabupaten pada 2026 dengan anggaran Rp26,8 miliar.
Salah satu titik yang kini ditangani berada di Jalan Cempaka, tepatnya di depan PT Kanisius. Ruas tersebut lama mengalami kerusakan dengan sejumlah lubang di bahu jalan dan kerap dilintasi kendaraan sebagai jalur alternatif.
Arus kendaraan di Jalan Affandi yang padat membuat sebagian pengendara memilih memotong ke Jalan Cempaka yang terhubung ke Jalan Nusa Indah dan berujung di Ring Road Utara. Kondisi ini menyebabkan penurunan kualitas jalan lebih cepat.
Berdasarkan pantauan Harianjogja.com pada Senin (2/3/2026), sejumlah pekerja konstruksi terlihat melakukan penambalan menggunakan aspal pada titik-titik berlubang.
Kepala Bidang Bina Marga DPUPKP Sleman, Fauzan Ma’ruf, mengatakan pekerjaan di Jalan Cempaka merupakan bagian dari program pemeliharaan rutin yang dikerjakan secara swakelola.
“Program pemeliharaan rutin itu beda lokasi dan beda program dengan enam ruas yang sebelumnya saya sampaikan dengan target panjang 6,90 kilometer. Itu nanti yang mengerjakan pihak ketiga,” kata Fauzan dihubungi, Senin (2/3/2026).
Ia menjelaskan anggaran pemeliharaan rutin jalan kabupaten pada 2026 mencapai Rp26,8 miliar untuk total panjang 400 km. Program ini berbeda dengan paket peningkatan jalan yang ditangani melalui kontraktor.
Ketua Tim Kerja Pemeliharaan Jalan dan Jembatan DPUPKP Sleman, Suparman, mengatakan pemeliharaan rutin dilakukan sepanjang tahun dan mencakup perbaikan bahu jalan serta saluran air yang menjadi bagian konstruksi jalan.
“Untuk lokasi mana saja, kami menargetkan jalan kabupaten berlubang akibat musim hujan. Lokasi bisa pindah-pindah, tidak menentu. Cuaca yang menurunkan hujan kan belum tentu menimbulkan lubang,” kata Suparman, Selasa.
Selain patching jalan kabupaten, Pemkab Sleman pada 2026 juga menyiapkan 11 paket peningkatan jalan serta tiga proyek pembongkaran dan pembangunan kembali jembatan guna memperkuat infrastruktur transportasi daerah.
Sebelas ruas jalan yang akan ditangani meliputi Krapyak–Wonosari, Ngawen–Kenteng, Sedogan–Sempu, Pugeran–Paingan, Donoasih–Ngemplak, Losari–Gayamharjo, Kenaran–Losari, Pundong–Klaci, Diro–Kwayuhan, Serut–Krikilan, serta Sanggrahan–Manukan.
Adapun tiga jembatan yang akan dibongkar dan dibangun kembali yakni Jembatan Tumut di Kalurahan Sumbersari, Kapanewon Moyudan (7 x 8 meter), Jembatan Nyamplung di Kalurahan Donoharjo, Kapanewon Ngaglik (6 x 8 meter), serta Jembatan Plosokerep di Kalurahan Kepuharjo, Kapanewon Cangkringan (3 x 8 meter), yang menjadi bagian dari strategi peningkatan kualitas infrastruktur jalan kabupaten Sleman secara bertahap sepanjang 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

12 hours ago
6

















































