Van Gastel Sambut Derbi DIY, Isyaratkan Bertahan di PSIM

3 hours ago 2

Van Gastel Sambut Derbi DIY, Isyaratkan Bertahan di PSIM Pelatih PSIM Jogja, Jean-Paul Van Gastel. - Harian Jogja - Ariq Fajar

Harianjogja.com, JOGJA— Pelatih PSIM Jogja, Jean-Paul Van Gastel, menyambut antusias kembalinya derbi DIY melawan PSS Sleman setelah rival sewilayah tersebut memastikan promosi ke kasta tertinggi musim 2026/2027. Duel klasik yang lama dinanti itu diprediksi kembali memanaskan atmosfer sepak bola di DIY.

Kepastian promosi PSS membuka peluang pertemuan kembali dengan PSIM di level tertinggi, setelah keduanya lama berada di kompetisi berbeda. PSS memastikan tiket promosi usai mengalahkan PSIS Semarang 3-0 dan mengunci puncak klasemen Grup 2 Championship musim 2025/2026.

“Saya rasa musim depan akan ada derbi yang indah lagi setelah sekian lama. Saya sudah menantikan pertandingan-pertandingan itu. Bagi wilayah sekitar Jogja, sangat bagus mereka kembali ke kasta tertinggi,” ujar Van Gastel, Senin (4/5/2026).

Ia menilai kembalinya derbi DIY akan memberikan dampak positif, tidak hanya bagi kedua tim, tetapi juga bagi perkembangan sepak bola di wilayah Yogyakarta yang memiliki basis suporter besar dan fanatik.

Selain itu, Van Gastel juga menyoroti kehadiran sosok asal Belanda di kubu PSS, yakni Pieter Huistra, yang kini menjabat sebagai direktur teknis. Menurutnya, kehadiran Huistra menjadi nilai tambah bagi PSS setelah berhasil promosi.

“Mengenai Sleman, sangat bagus melihat kolega saya dari Belanda menjadi direktur teknis di sana dan mereka berhasil promosi,” katanya.

Di tengah euforia menyambut derbi, Van Gastel juga memberi sinyal kuat akan tetap menukangi PSIM musim depan. Ia mengungkapkan proses negosiasi kontrak dengan manajemen klub hampir mencapai kesepakatan akhir.

“Saya sedang bernegosiasi dengan PSIM untuk perpanjangan kontrak. Kami hampir menyelesaikan bagian itu, jadi kemungkinan besar saya akan bertahan satu tahun lagi,” ujarnya.

Jika kesepakatan tercapai, Van Gastel berpeluang memimpin PSIM menghadapi musim baru yang diprediksi semakin kompetitif, termasuk menjalani laga sarat gengsi melawan PSS Sleman di kasta tertinggi.

Sebagai catatan, pertemuan terakhir PSIM dan PSS dalam kompetisi resmi terjadi pada Liga 2 musim 2018. Saat itu, PSS keluar sebagai juara dan promosi ke Liga 1, sementara PSIM harus menunggu hingga kini untuk kembali berpeluang menghadapi rival lamanya di level yang sama.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news