Kepungan Raksasa Asia Menanti Skuad Garuda di Riyadh

2 hours ago 2

Kepungan Raksasa Asia Menanti Skuad Garuda di Riyadh Pelatih Timnas Indonesia John Herdman menunjukkan jersey Timnas pada acara perkenalan pelatih baru Timnas Indonesia di Jakarta, Selasa (13/1/2026). PSSI resmi menunjuk John Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia, dengan rekam jejak kepelatihan internasional serta pengalaman membangun fondasi tim nasional dan klub level dunia sebagai upaya meningkatkan daya saing sepak bola Indonesia. Antara - Dhemas Reviyanto

Harianjogja.com, JOGJA— Langkah Timnas Indonesia di ajang Piala Asia 2027 dipastikan bakal terjal seusai Skuad Garuda ditetapkan menghuni pot keempat dalam proses pengundian grup. Dengan status tersebut, Jay Idzes dan kolega kini berada dalam ancaman masuk ke "grup neraka" yang dihuni oleh para penguasa sepak bola Benua Kuning.

Proses pengundian atau drawing sendiri dijadwalkan berlangsung di Riyadh, Arab Saudi, pada Sabtu (9/5/2026). Masuknya Indonesia di pot paling bawah mengharuskan anak asuh John Herdman bersiap menghadapi skenario terburuk, yakni bertarung melawan tim-tim langganan Piala Dunia sejak fase awal.

Dari jajaran pot pertama, Indonesia sudah dipastikan akan berhadapan dengan salah satu kekuatan besar seperti Jepang, Korea Selatan, Iran, Australia, Uzbekistan, atau tuan rumah Arab Saudi. Pertemuan kembali dengan Jepang bisa saja terjadi, mengulang memori sengit di edisi sebelumnya.

Ancaman tidak berhenti di sana, karena pot kedua dihuni oleh tim-tim dengan performa menanjak seperti Qatar, Irak, hingga Yordania. Meskipun Suriah tercatat sebagai tim dengan peringkat FIFA terendah di pot ini, kualitas mereka tetap berada di atas Indonesia dan patut diwaspadai.

Daya tarik paling kuat bagi pendukung Tanah Air justru muncul dari potensi lawan di pot ketiga. Nama-nama seperti Bahrain dan Vietnam kembali muncul ke permukaan sebagai calon lawan potensial.

Pertemuan dengan Bahrain tentu sangat dinantikan publik Indonesia sebagai ajang pembuktian seusai insiden penuh drama di Kualifikasi Piala Dunia 2026 lalu. Sementara itu, duel melawan Vietnam selalu menyajikan tensi tinggi yang kerap dijuluki sebagai derbi Asia Tenggara di kancah kontinental.

Meski dikepung lawan berat, Skuad Garuda datang dengan mentalitas baru. Keberhasilan menahan imbang serta menumbangkan Arab Saudi di kualifikasi sebelumnya menjadi bukti nyata bahwa Indonesia bukan lagi tim pelengkap yang mudah dikalahkan.

Jika hasil undian mempertemukan Indonesia dengan Suriah atau Bahrain, peluang untuk mencuri poin dan melaju ke babak gugur dinilai terbuka cukup lebar. Fokus utama tim kini adalah menjaga konsistensi permainan yang telah meningkat pesat di bawah arahan John Herdman.

Kini, seluruh mata pencinta sepak bola nasional akan tertuju ke Riyadh pada akhir pekan nanti. Apapun hasil undiannya, Piala Asia 2027 akan menjadi panggung pembuktian bagi generasi emas Indonesia untuk benar-benar menunjukkan taringnya di level elite Asia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news