Harianjogja.com, JOGJA— Persija Jakarta sukses mencuri poin penuh dalam lawatan sulit ke markas Persijap Jepara pada lanjutan kompetisi, Senin (4/5/2026) malam WIB. Bertanding di Stadion Gelora Bumi Kartini, tim berjuluk Macan Kemayoran itu menyudahi perlawanan tuan rumah dengan skor meyakinkan 2-0 lewat drama yang tercipta di paruh kedua.
Pertarungan sengit sudah tersaji sejak peluit pertama dibunyikan. Persijap sebenarnya nyaris membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-28 melalui tandukan tajam Jose Luis Arroyo, namun keberuntungan masih berpihak pada tim tamu lantaran bola meluncur tipis di samping gawang.
Persija tak tinggal diam dan membalas melalui akselerasi Eksel Runtukahu serta Allano De Souza. Meski berkali-kali memberikan ancaman serius, kegemilangan kiper Persijap, Sendri Johansyah, sempat membuat barisan depan Persija frustrasi.
Puncak ketegangan di babak pertama terjadi pada menit ke-43 saat Eksel tinggal berhadapan satu lawan satu dengan Sendri. Sayangnya, sontekan pemain bernomor punggung sembilan itu berhasil ditepis secara heroik oleh sang penjaga gawang, termasuk sebuah sundulan maut satu menit berselang.
Kebuntuan baru pecah saat memasuki menit ke-64. Memanfaatkan skema serangan balik yang sangat rapi, Raihan Hannan berhasil menghukum kelengahan lini belakang Laskar Kalinyamat dan mengubah papan skor menjadi 1-0 untuk keunggulan tim tamu.
Menjelang akhir laga, situasi sempat mencekam bagi kubu Persija seusai kiper senior Andritany Ardhiyasa mengalami cedera pada menit ke-88. Kondisi ini memaksa pelatih menarik keluar sang kapten dan memasukkan Cyrus Margono untuk mengawal gawang di sisa waktu kritis.
Namun, di tengah tekanan tuan rumah yang mencari gol penyeimbang, Gustavo Almeida justru muncul sebagai pahlawan kemenangan. Lewat aksi individu berkecepatan tinggi pada menit ke-90+9, Gustavo melepaskan tembakan akurat yang mengunci kemenangan Persija menjadi 2-0.
Kemenangan di Bumi Kartini ini menjadi tambahan poin yang sangat krusial bagi Persija Jakarta untuk merangkak naik ke papan atas klasemen. Selain menjauh dari kejaran tim papan tengah, hasil positif ini menjadi modal mental berharga bagi Skuad Macan Kemayoran untuk menatap laga-laga berat selanjutnya.
Bagi Persijap, kekalahan di kandang sendiri ini menjadi bahan evaluasi besar, terutama dalam mengantisipasi serangan balik cepat lawan yang terbukti mematikan di menit-menit akhir pertandingan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

2 hours ago
2

















































