Logo BRI Super League. / Ist
Harianjogja.com, JAKARTA— Harapan suporter untuk menyaksikan laga rivalitas klasik antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) akhirnya menemui titik terang. Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi, menegaskan tidak ada larangan bagi Macan Kemayoran untuk menjamu Maung Bandung di stadion kebanggaan Indonesia tersebut.
Pernyataan resmi ini sekaligus menepis rumor yang menyebutkan bahwa SUGBK harus dikosongkan demi perawatan rumput menjelang agenda Timnas Indonesia. PSSI memastikan bahwa jadwal lanjutan Super League 2025/2026 tersebut tidak akan terganggu oleh persiapan FIFA Matchday.
"Iya memang akan ada FIFA Match day di bulan Juni 2026 ini, timnas dan PSSI akan menggunakan stadion GBK. Namun tentang Persija, PSSI tentu mengetahui jadwal pelaksanaan pertandingannya," tegas Yunus Nusi dalam keterangan tertulisnya, Senin (4/5/2026).
Sebelumnya, spekulasi pemindahan lokasi laga muncul seusai Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persija Jakarta, Tauhid Indrasjarief, mengaku mendapat kabar mengenai pengelolaan rumput. Pihak pengelola GBK disebut-sebut diminta melakukan perawatan intensif untuk laga Tim Garuda pada 5 Juni mendatang.
Namun, Yunus Nusi mengaku heran dengan informasi tersebut lantaran pihaknya merasa tidak pernah mengirimkan permohonan pengosongan stadion kepada pengelola dalam waktu dekat. Menurutnya, koordinasi mengenai penggunaan lapangan tetap memperhatikan jadwal liga yang sudah tersusun.
Keyakinan PSSI untuk mengizinkan duel panas ini di SUGBK didasari oleh kondisi lapangan yang dinilai masih sangat mumpuni. Kualitas rumput stadion terlihat tetap terjaga meski telah melewati rangkaian pertandingan padat, termasuk laga Timnas pada Maret lalu.
"Bagi PSSI lapangan atau rumput saat ini juga masih dalam keadaan yang baik bahkan bagi kami sangat baik karena beberapa waktu yang lalu digunakan oleh timnas dan bahkan kualitasnya sangat bagus," tambah Yunus.
Kondisi infrastruktur yang prima ini dianggap tidak akan menjadi kendala meski digunakan untuk pertandingan dengan intensitas tinggi seperti Persija kontra Persib. PSSI menilai kualitas rumput saat ini justru berada dalam level terbaik untuk menggelar pertandingan skala besar.
Duel sarat gengsi antara Persija menghadapi Persib sendiri dijadwalkan bakal tersaji pada 10 Mei mendatang. Dengan adanya lampu hijau dari PSSI, panitia pelaksana kini bisa fokus mempersiapkan teknis pengamanan dan kehadiran penonton di stadion.
Kepastian ini menjadi angin segar bagi para penggemar sepak bola di tanah air. Stadion Utama Gelora Bung Karno diprediksi akan menjadi saksi atmosfer luar biasa dari dua kekuatan besar sepak bola Indonesia pekan depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara

2 hours ago
2

















































