KLIKPOSITIF, JAKARTA – Susu pertumbuhan tanpa maltodekstrin mulai dicari orang tua yang ingin lebih memahami sumber karbohidrat dalam produk anak. AceKid menjadi salah satu pilihan susu pertumbuhan tanpa maltodekstrin untuk anak usia 1 sampai 3 tahun. Namun, klaim tanpa maltodekstrin sebaiknya tetap dibaca bersama bahan utama, Informasi Nilai Gizi, alergen, dan kesesuaian tahap usia.
Maltodekstrin merupakan karbohidrat hasil pemecahan pati, seperti jagung, beras, kentang, gandum, atau tapioka. Dalam pangan olahan, bahan ini dapat berfungsi sebagai sumber karbohidrat serta membantu membentuk tekstur, stabilitas, dan karakter produk.
Keberadaan maltodekstrin tidak otomatis membuat suatu susu berbahaya. Sebaliknya, keterangan tanpa maltodekstrin juga bukan jaminan bahwa produk pasti menjadi susu cocok bagi semua anak.
Pilihan perlu mempertimbangkan keseluruhan formulasi, pola makan, usia, alergi, kondisi pencernaan, dan kebutuhan nutrisi anak.
Mengapa komposisi perlu diperiksa?
Hasil diskusi kelompok terarah atau FGD internal AceKid terhadap 1.300 ibu menunjukkan 56 persen responden mengutamakan informasi nilai gizi ketika membeli susu. Sebanyak 33 persen memperhatikan komposisi dan 11 persen mempertimbangkan rekomendasi dokter.
Informasi Nilai Gizi menunjukkan jumlah energi serta nutrisi dalam setiap sajian. Sementara itu, daftar komposisi menjelaskan bahan yang digunakan untuk menghasilkan produk.
Guru Besar Ilmu Kesehatan Anak Universitas Indonesia sekaligus Konsultan Tumbuh Kembang Pediatri Sosial FKUI-RSCM, Prof. DR. dr. Rini Sekartini, Sp.A(K), mengingatkan orang tua agar tidak hanya melihat klaim pada bagian depan kemasan.
“Klaim dan kandungan tambahan yang ditampilkan pada kemasan sering kali hanya menggambarkan sebagian kecil dari keseluruhan produk. Karena itu, orang tua sebaiknya tidak hanya berfokus pada informasi yang ada di bagian depan kemasan, tetapi juga membaca dengan cermat dan memahami komposisi utama produk tersebut,” kata Prof. Rini.
Bahan yang tercantum pada urutan awal komposisi biasanya digunakan dalam jumlah lebih besar. Dengan melakukan Cek Komposisi, orang tua dapat mengenali bahan utama, sumber protein, karbohidrat, perisa, dan informasi alergen.
Rekomendasi tanpa maltodekstrin
Salah satu pilihan susu pertumbuhan tanpa maltodekstrin untuk anak usia 1 sampai 3 tahun ialah AceKid Activegro Stage 3. Produk ini tersedia dalam dua kategori, yakni AceKid Care dan AceKid Plus.
Keduanya dikembangkan FEIHE International bersama MAKUKU Indonesia dengan natural whole milk atau susu segar sebagai bahan utama.
AceKid diklaim sebagai susu pertumbuhan pertama di Indonesia terbuat dari susu segar. Produk ini tidak menggunakan tambahan sukrosa, maltodekstrin, sirup jagung, maupun perisa sintetik.
Berikut dua pilihan yang dapat dipertimbangkan.
1. AceKid Care Stage 3
AceKid Care Stage 3 ditujukan untuk anak usia 1 sampai 3 tahun. Produk ini mengandung 14 vitamin dan 10 mineral untuk melengkapi kebutuhan nutrisi anak.
Formulasinya turut dilengkapi GOS, DHA, AA, dan kolin. GOS merupakan jenis prebiotik yang digunakan dalam formulasi produk, sedangkan DHA, AA, dan kolin menjadi bagian dari komposisi nutrisi.
AceKid Care dapat dipertimbangkan oleh keluarga yang mencari susu pertumbuhan berbasis susu segar dengan formulasi tanpa tambahan sukrosa, maltodekstrin, sirup jagung, dan perisa sintetik.
Karakteristik tersebut tetap tidak menggantikan makanan utama. Anak memerlukan menu beragam yang mengandung protein hewani, karbohidrat, sayur, buah, dan sumber lemak.
2. AceKid Plus Stage 3
AceKid Plus Stage 3 juga ditujukan untuk anak usia 1 sampai 3 tahun. Formulasinya dilengkapi nukleotida, OPN, HMO alami dari susu, GOS, alfa laktalbumin, protein terhidrolisis, DHA, dan AA.
Produk ini dapat menjadi pilihan bagi keluarga yang menginginkan formulasi dengan komponen nutrisi lebih lengkap. Namun, lebih banyak kandungan tidak otomatis berarti suatu produk pasti lebih sesuai bagi setiap anak.
Mom perlu memeriksa riwayat alergi, kondisi pencernaan, pola makan, dan kebutuhan si kecil. Konsultasikan dengan dokter spesialis anak apabila anak mempunyai kondisi medis tertentu.
Sumber susu yang dapat ditelusuri
AceKid mengambil bahan bakunya dari kawasan sekitar 47 derajat lintang utara yang disebut golden milk source. Perusahaan menggunakan pendekatan natural and fresh dari sumber bahan hingga proses produksinya.
Melalui konsep traceable milk source, asal bahan baku susunya dapat ditelusuri. Transparansi ini memberi kesempatan kepada konsumen untuk memahami perjalanan bahan sebelum menjadi produk akhir.
Susu segar tersebut kemudian diproses menggunakan sistem one-step fresh. Proses ini mengolah susu segar secara langsung menjadi produk bubuk dalam rangkaian sekitar dua jam.
Sumber susu yang dapat ditelusuri dan proses yang lebih ringkas bukan jaminan produk pasti cocok bagi semua anak. Kualitas akhir tetap perlu dilihat dari formulasi, keamanan proses, legalitas, penyimpanan, dan ketepatan penyajian.
Kelarutan dan penyajian
AceKid menggunakan teknologi flash dissolution yang dirancang untuk membantu bubuk lebih cepat dan mudah larut tanpa meninggalkan gumpalan. Teknologi ini berhubungan dengan kelarutan dan pengalaman menyiapkan susu.
Teknologi tersebut bukan bukti bahwa susu dapat mengatasi sembelit atau mencegah gangguan pencernaan. Frasa seperti penyerapan lebih baik dan pencernaan nyaman juga tidak dapat diterapkan sebagai hasil yang pasti pada setiap anak.
Saat menyajikan susu, Mom perlu mengikuti rasio air dan bubuk pada kemasan. Gunakan sendok takar bawaan dan jangan mengurangi atau menambahkan bubuk di luar petunjuk.
Periksa pula nomor izin edar BPOM, status halal, tanggal kadaluarsa, kondisi segel, serta batas penggunaan setelah kemasan dibuka.
Memilih AceKid Care atau Plus
AceKid Care dan AceKid Plus sama-sama tersedia dalam Stage 3 dan menggunakan susu segar sebagai bahan utama. Perbedaannya terutama terletak pada komponen nutrisi dalam formulasi.
AceKid Care menawarkan formulasi dasar yang dilengkapi vitamin, mineral, GOS, DHA, AA, dan kolin. AceKid Plus memiliki komponen tambahan seperti nukleotida, OPN, HMO alami dari susu, alfa laktalbumin, dan protein terhidrolisis.
Pilihan dapat disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi, pola makan, kondisi kesehatan, penerimaan anak, dan anggaran keluarga. Jika baru mencoba, Mom juga dapat mempertimbangkan kemasan kecil terlebih dahulu untuk mengamati penerimaan anak.
Susu pertumbuhan berfungsi sebagai pelengkap makanan beragam untuk anak usia 1 sampai 3 tahun. Apabila anak mengalami ruam, muntah berulang, diare berkepanjangan, darah pada tinja, atau pertumbuhan yang tidak sesuai kurva, konsultasikan dengan dokter sebelum mengganti produk.

8 hours ago
6

















































