KKN Tematik Palembayan Ditutup di Bukittinggi

7 hours ago 4

promo hayati padang agustus

KLIKPOSITIF – Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X, Afdalisma, tutup Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Palembayan di Hall Universitas Fort de Kock (UFDK) Bukittinggi, Senin 10 Agustus 2026 malam.

Afdalisma mengatakan, KKN Tematik ini baru pertama kali dilaksanakan di  LLDIKTI wilayah X, dan yang ke-6 untuk LLDIKTI wilayah III.

Menurutnya, kolaborasi ini telah menjadi satu mitra strategis dalam membangun kolaborasi lintas wilayah.

“Kami mengucapkan terima kasih atas pengalaman yang diberikan, pelajaran yang diberikan kepada kami dan kesempatan diberikan kepada kami,” ujar Afdalisma.

Afdalisma melanjutkan, ada 10 perguruan tinggi yang mewakili LLDIKTI Wilayah X dalam KKN Tematik ini.

Sementara yang mewakili LLDIKTI Wilayah III berjumlah 20 perguruan tinggi, sehingga totalnya ada 30 perguruan tinggi.

Ia juga mengatakan, dalam KKNT ini mahasiswa belajar tentang bagaimana kepemimpinan, belajar tentang bagaimana berkomunikasi, belajar tentang bagaimana bergotong koyong.

“Kemudian belajar menumbuhkan kepedulian sosial, keberagaman pemecahan masalah, dan yang paling penting adalah belajar untuk bisa memberikan manfaat,” paparnya.

Ia berharap pengalaman selama KKN ini tidak berhenti ketika mahasiswa kembali ke kampus.

Tapi juga membawa semangat gotong royong, kepedulian kreativitas dan pengalaman berinteraksi dengan masyarakat.

“Ini menjadi bekal kehidupan Ananda dan menjadi perjalanan karir Ananda di masa depan,” pesannya.

Kegiatan KKN Tematik

Kepala LLDIKTI Wilyayah III Hemri Tambunan dalam sambutan melalui video menyatakan, mahasiswa telah hadir di tanah masyarakat dengan membawa ilmu, energi, kreativitas dan kepedulian.

“Sebaliknya mahasiswa juga belajar langung dari masyarakat tentang kehidupan, gotong royong, ketangguhan dan kearifan lokal,” ujar Hemri.

Ia menjelaskan, dalam waktu yang singkat  banyak hal yang telah dilakukan di KKN tematik ini.

“Bidang pendidikan kita menghadirkan berbagai kegiatan edukatif dan pembelajaran bagi anak-anak,” ujarnya.

Di bidang kesehatan menurut Hemri, telah melaksanakan pemeriksaan kesehatan seperti pengecekan kesehatan mata pemberian kacamata gratis.

Kemudian juga edukasi kesehatan serta berbagai kegiatan yang mendorong masyarakat untuk semakin peduli terhadap kesehatan

“Kita juga melakukan sterilisasi air bersih, karena kesehatan tidak hanya dimulai dari pengobatan tetapi juga dari lingkungan dan kehidupan yang sehat,” ujarnya.

Bidang mitigasi bencana menurutnya telah melakukan sosialisasi dan edukasi kesiapsiagaan, termasuk kegiatan trauma hidup agar masyarakat memiliki pengetahuan sekaligus kekuatan untuk menghadapi situasi yang sulit.

Untuk bidang pertanian, kegiatannya adalah belajar dan berbagi pengetahuan melalui hidroponik, pupuk alami pemanfaatan polybag serta edukasi pertanian.

Ini diharapkan dapat terus dikembangkan oleh masyarakat dan melalui kegiatan ekonomi kreatif, bisa berupaya mendorong potensi lokal agar memiliki nilai tambah dan dapat dikembangkan secara berkelanjutan

“Inilah yang kita harapkan dari sebuah KKN, bukan sekedar datang melaksanakan program lalu pulang tetapi datang untuk memberi, belajar dan meninggalkan sesuatu yang dapat terus dilanjutkan,” ulas Hermi.

Kolaborasi LLDIKTI X dan III

Koordinator Umum Focal Point KKN Tematik Arief Wibowo menjelaskan, KKN tematik ini merupakan kolaborasi LLDIKTI X dengan LLDIKTI III.

“LLDIKTI Wilayah III di Jakarta sebagai focal point utama telah menunjuk Budi Luhur University yang berpengalaman dalam kegiatan KKN tematik selama 4 periode,” ujar Arief Wibowo.

Sementara LLDIKTI wilayah X menurut Arif Wibowo, telah menunjuk Universitas Fort de Kock sebagai focal point di Sumatra Barat.

“Kolaborasi ini menghasilkan sebuah rekor peserta KKN tematik terbesar di Indonesia, yaitu sebanyak 217 peserta dari 34 perguruan tinggi di wilayah Jakarta dan sekitarnya, maupun Sumatra Barat pada umumnya,” jelas Arief.

Arief menambahkan, KKN Tematik ini menjadi momentum menunjukan perguruan tinggi memiliki dampak pada lingkungan, pada masyarakat, bangsa dan negara.

Sementara itu, Rektor UFDK Bukittinggi Evi Hasnita menjelaskan, Palembayan Agam menjadi lokasi KKN tematik, karena kawasan tersebut sangat terdampak bencana galodo.

“Kami yang ditunjuk sebagai focal point oleh LLDIKTI wilayah X, tentu ini merupakan kegiatan yang harus kita tindaklanjuti, bagaimana KKN tematik ini berdampak bagi semua perguruan tinggi,” ulasnya.

Evi Hasnita mengatakan, momentum ini bukan hanya sebuah penutupan dari sebuah kegiatan mahasiswa.

“Tetapi adalah sebuah proses pembelajaran Yang telah mempertemukan 30 kampus, 20 dari LLDIKTI Wilayah III, kemudian 10 kampus berasal dari LLDIKTI X ini,” tutur Evi Hasnita.

Tentang KKN Tematik

KKNT Sumbar 2026, adalah kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berdampak dengan tema ” BANGKIK BASAMO MAMBANGUN NAGARI”.

KKNT Sumbar dilaksanakan pada tanggal 31 Juli hingga 13 Agustus 2026, dengan daerah yang menjadi Lokus kegiatan adalah nagari Salareh Aia dan salareh Aia Timur, kecamatan Palembayan, kabupaten Agam.

Daerah ini merupakan daerah yang terdampak bencana banjir bandang dan longsor terparah di Sumatera Barat dengan korban jiwa yang tinggi.

KKNT bertujuan membangun kembali nagari, memberikan bantuan-bantuan baik moril maupun materil dan melaksanakan program-program yang dapat menjadi iniasiasi untuk pemulihan pasca bencana di berbagai bidang.

Pemulihan tidak hanya bersifat fisik, dan material, akan tetapi bagaimana pemulihan psikologis (taruma) pasca bencana melalui program taruma healing.

Kegiatan ini merupakan kerjasama LLDIKTI wilayah III dengan LLDIKTI wilayah X, dengan Perguruan Tinggi yang menjadi Focal Point adalah Universitas Budi Luhur dari LLDIKTI Wilayah III dan Universitas Fort De Kock dari LLDIKTI X.

Program yang di implementasikan adalah program pendidikan, program kesehatan, program pertanian dan program digitaliasi.

Pembukaan kegiatan KKNT Sumbar dilaksanakan di Balairung kantor Bupati Agam, pada tanggal 04 Agustus 2026, yang dibuka secara resmi Oleh Wakil Menteri Pendidikan Tinggi Prof. Dr. H. Fauzan, M.Pd.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news