PSIM vs Malut United: Van Gastel Pertahankan Pakem Lama

5 hours ago 6

 Van Gastel Pertahankan Pakem Lama

Pelatih PSIM Jogja, Jean-Paul Van Gastel saat ditemui usai sesi latihan di Mandala Krida, Senin (16/3/2026) sore. - Harian Jogja/ Ariq Fajar Hidayat

Harianjogja.com, JOGJA—PSIM Jogja tetap memilih mempertahankan pola permainan yang selama ini diterapkan saat menghadapi Malut United pada pekan ke-32 Super League 2025/2026 di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul, Minggu (10/5/2026) malam. Meski belum meraih kemenangan dalam delapan laga terakhir, Laskar Mataram memastikan tidak akan melakukan eksperimen besar dalam susunan maupun strategi permainan.

Kondisi klasemen yang relatif aman membuat PSIM tampil tanpa tekanan berlebih. Tim berjuluk Laskar Mataram itu kini menempati posisi ke-10 klasemen sementara dengan koleksi 39 poin setelah melewati rangkaian hasil minor berupa lima kekalahan dan tiga kali imbang. Pada laga terakhir, PSIM harus menyerah 1-0 saat menghadapi Persib Bandung.

Pelatih PSIM, Jean-Paul Van Gastel, menilai duel kontra Malut United kali ini diperkirakan tidak akan banyak berbeda dibanding pertemuan putaran pertama pada Agustus 2025 lalu. Saat itu, PSIM sukses mencuri kemenangan 0-2 di markas Malut United.

“Waktu kita main di Malut sudah hampir sembilan bulan yang lalu. Menurut saya kedua tim tidak banyak berubah, jadi kemungkinan pertandingannya bakal mirip-mirip. Saya rasa kita bakal banyak menguasai bola lagi besok,” ujar Van Gastel saat konferensi pers, Sabtu (9/5/2026).

Van Gastel mengingatkan para pemainnya agar tetap waspada terhadap kualitas individu pemain Malut United. Menurutnya, lawan memiliki sejumlah pemain yang mampu mengubah jalannya pertandingan hanya melalui satu momen.

“Dan seperti yang kita tahu, Malut punya pemain-pemain individu yang bagus yang bisa menentukan hasil laga cuma lewat satu aksi saja. Jadi, kita harus benar-benar waspada soal transisi lawan,” katanya.

PSIM Tetap Percaya Dengan Skema Lama

Meski performa tim belum stabil dalam beberapa pekan terakhir, Van Gastel memastikan tidak ada perubahan signifikan dalam pendekatan permainan PSIM. Ia mengaku sudah berdiskusi dengan para pemain terkait kemungkinan perubahan strategi maupun komposisi tim.

“Soal cara main, kita akan tetap main dengan cara yang sama. Beberapa minggu ini saya sudah bicara dengan pemain dan tanya ke mereka apa perlu ada yang diubah, mungkin di susunan pemain atau lainnya. Tapi semuanya setuju dan percaya kalau cara kerja kita sekarang sudah benar dan harus dipertahankan seperti ini,” ucapnya.

Bek PSIM, Raka Cahyana, menyebut kemenangan pada putaran pertama menjadi modal penting untuk membangun kepercayaan diri menghadapi Malut United. Ia memastikan seluruh pemain berada dalam kondisi siap tempur menjelang pertandingan.

“Menurut saya itu menjadi bekal yang cukup untuk pertandingan besok. Dan semua pemain sudah dalam kondisi yang cukup siap untuk pertandingan besok, dan siap untuk menjalankan instruksi dari pelatih,” katanya.

Raka juga berharap dukungan penuh suporter di Stadion Sultan Agung mampu meningkatkan motivasi para pemain untuk mengakhiri tren tanpa kemenangan. Kehadiran suporter dinilai menjadi energi tambahan bagi tim saat tampil di kandang sendiri.

“Dan kami berharap dukungan dari suporter untuk bisa memenuhi SSA untuk pertandingan besok supaya menambah semangatnya, dan supaya besok bisa memberikan kemenangan untuk suporter,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news