Newswire Minggu, 09 Agustus 2026 23:27 WIB
Harianjogja.com, JAKARTA—Indonesia akan menghadapi Rumania pada Piala Davis Grup II Dunia 2026 di Stadion Tenis Gelora Bung Karno, Jakarta, 18-20 September 2026. Status tuan rumah diharapkan menjadi modal penting bagi tim Merah Putih saat menghadapi lawan yang memiliki peringkat dunia lebih tinggi.
Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PP Pelti) Andi Fajar mengatakan pertandingan tersebut juga dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari persiapan Indonesia menuju Asian Games 2026 Aichi-Nagoya.
Asian Games 2026 Aichi-Nagoya dijadwalkan berlangsung pada 19 September-4 Oktober. Dengan demikian, pertandingan Piala Davis Indonesia vs Rumania berlangsung berdekatan dengan agenda multiolahraga tersebut.
"Justru hadirnya Davis Cup ini menjadi ajang latihan menuju Asian Games. Kebetulan kita menjadi tuan rumah Rumania, tentu ini menjadi momentum untuk menguji kemampuan tim kita yang akan turun di Asian Games," ujar Andi kepada ANTARA pada laga final Liga Tenis Indonesia 2026 Seri 1 di Jakarta, Minggu.
Indonesia Andalkan Status Tuan Rumah
Menghadapi Rumania, Indonesia secara peringkat dunia berada di bawah calon lawannya. Rumania menempati peringkat 46 dunia, sedangkan Indonesia berada di posisi 65 dunia.
Meski demikian, Andi menilai status tuan rumah dapat memberikan keuntungan bagi Indonesia dalam pertandingan Grup II Dunia tersebut.
"Memang secara peringkat, Rumania lebih tinggi dari kita. Makanya Indonesia menjadi tuan rumah, karena tuan rumah itu biasanya yang peringkatnya lebih rendah dari lawan," ujar Andi.
Pelti pun tidak memandang kedekatan jadwal Piala Davis dengan Asian Games sebagai persoalan. Sebaliknya, pertandingan melawan Rumania dinilai dapat menjadi kesempatan bagi para pemain untuk mengukur kesiapan sebelum berlaga di Aichi-Nagoya.
Skuad Indonesia Berpeluang Dipertahankan
PP Pelti berencana mempertahankan skuad yang sebelumnya memperkuat Indonesia saat menghadapi Togo pada playoff Piala Davis Grup II Dunia.
Pada pertandingan playoff tersebut, Indonesia menang 4-0 atas Togo di Stadion Tenis Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Februari 2026. Kemenangan itu memastikan Indonesia mendapatkan promosi ke Grup II Dunia.
Skuad Indonesia ketika menghadapi Togo diperkuat Christopher Rungkat, Muhammad Rifqi Fitriadi, Justin Barki, Anthony Susanto, dan Lucky Candra Kurniawan.
Komposisi tersebut menjadi pertimbangan PP Pelti untuk menghadapi Rumania. Namun, lawan kali ini memiliki peringkat yang lebih tinggi sehingga Indonesia harus menghadapi tantangan berbeda di Grup II Dunia.
Target Indonesia Bertahan di Grup II Dunia
Pelti tidak mematok target berlebihan. Fokus utama Indonesia adalah mempertahankan tempat di Grup II Dunia setelah sebelumnya melalui perjalanan naik-turun dalam kompetisi Piala Davis.
"Mudah-mudahan teman-teman bisa tampil maksimal, bisa menjaga posisi, tetap stay di Grup II Dunia," kata Andi.
Perjalanan Indonesia menuju Grup II Dunia 2026 tidak terlepas dari hasil pertandingan sebelumnya. Pada laga tandang 2024, Indonesia terdegradasi ke Grup III zona Asia/Oceania setelah kalah 2-3 dari Togo.
Indonesia kemudian kembali promosi ke Grup II Dunia pada 2025. Tim Merah Putih selanjutnya memastikan tempat di Grup II untuk musim 2026.
Kini, Indonesia akan menjalani tantangan berikutnya dengan menjamu Rumania di Stadion Tenis Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 18-20 September 2026. Selain menjadi laga penting untuk mempertahankan posisi di Grup II Dunia, pertandingan tersebut juga menjadi kesempatan menguji kekuatan tim sebelum Asian Games 2026 Aichi-Nagoya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

4 hours ago
1

















































