Van Gastel Soroti Fisik Pemain PSIM Usai Lawan UAD FC

2 hours ago 1

Newswire

Newswire Minggu, 09 Agustus 2026 22:27 WIB

Van Gastel Soroti Fisik Pemain PSIM Usai Lawan UAD FC

Pesepak bola PSIM Yogyakarta Jose Pedro Ze Valente (kanan) melakukan selebrasi seusai berhasil menjebol gawang Persijap Jepara pada laga BRI Super League 2025-26 di Stadion Sultan Agung, Bantul, D.I Yogyakarta, Rabu (11/3/2026). (ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/bar)\r\n

Harianjogja.com, JOGJA—Pelatih kepala PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel menilai kondisi fisik pemain masih perlu ditingkatkan setelah Laskar Mataram menjalani uji coba kedua menghadapi UAD FC (Universitas Ahmad Dahlan Football Club) di Lapangan Yogyakarta Independent School, Sabtu (8/8/2026).

Van Gastel mengatakan pertandingan melawan tim level bawah tersebut memang menjadi bagian dari persiapan untuk membangun fondasi fisik sekaligus mengasah pemahaman taktik sebelum PSIM menghadapi lawan dengan level persaingan lebih tinggi.

“Saat ini fokus kami lebih pada bagian fisik dan cara bermain melawan lawan di level bawah agar bisa melatih skema yang diinginkan. Fisik masih harus ditingkatkan, begitu pula cara bermain kami,” kata Van Gastel dalam laman PSIM pada Minggu (9/8/2026).

PSIM Mulai Hadapi Tim Super League

Menurut Van Gastel, laga uji coba menghadapi UAD FC belum memberikan gambaran menyeluruh mengenai kesiapan tim karena kekuatan lawan belum cukup untuk menguji PSIM secara maksimal.

Karena itu, Laskar Mataram akan meningkatkan level persaingan mulai pekan depan dengan menghadapi tim-tim Super League.

“Lawan yang dihadapi belum begitu kuat, jadi sulit untuk menilai. Mulai minggu depan kami akan menghadapi tim-tim Liga 1, sehingga perlawanannya akan jauh lebih kuat,” kata pelatih asal Belanda itu.

Van Gastel juga mengaku belum terlalu puas dengan penampilan PSIM dalam pertandingan tersebut. Menurutnya, permainan yang sesuai dengan keinginannya baru terlihat lebih jelas pada babak kedua.

“Kami bisa mencetak lebih banyak gol, yang sebenarnya bukan poin utamanya. Cara bermain yang kami inginkan jauh lebih terlihat pada babak kedua daripada babak pertama,” tegas dia.

Evaluasi tersebut menjadi bagian dari persiapan PSIM menuju musim kompetisi 2026/2027. Laskar Mataram mengincar pencapaian lebih baik dibandingkan musim sebelumnya ketika mengoleksi 45 poin dan finis di peringkat ke-11.

Marvin Loria Jadi Rekrutan Terakhir PSIM

Di tengah persiapan menuju musim baru, PSIM Yogyakarta juga telah melengkapi aktivitas perekrutan pemain asingnya. Marvin Antonio Loria Leiton disebut menjadi pemain anyar terakhir yang didatangkan klub menjelang kompetisi 2026/2027.

Penyerang asal Kosta Rika tersebut didatangkan untuk melengkapi jajaran pemain asing sekaligus menambah daya gedor Laskar Mataram.

Loria menjadi pemain baru ketujuh yang direkrut PSIM setelah Mauro Caballero, Adrian Dalmau, Ondrej Rudzan, Adrian Purzycki, Alwi Fadilah, dan Ahmad Agung.

“Kedatangannya mengakhiri aktivitas kami mendatangkan pemain baru jelang kampanye Super League bergulir per 4 September mendatang,” ujar Manajer tim PSIM Iksan Mahar dalam laman PSIM pada Minggu.

Pengalaman Loria saat bermain di Kosta Rika dan Amerika Serikat menjadi salah satu pertimbangan PSIM. Jam terbang tersebut diharapkan bisa membantu memperkuat sektor sayap tim.

Pemain yang pernah memperkuat Benfica B Liga Portugal itu juga diharapkan memberikan warna baru dalam pola serangan Laskar Mataram.

“Loria amat diharapkan menjadi penyeimbang lini serang di sisi sayap. Pengalaman Loria juga dapat menjadi teladan bagi pemain-pemain lokal yang berposisi serupa dengan dirinya,” lanjut Iksan.

Loria lahir pada 24 April 1997. Selain pengalaman, fleksibilitas posisi di area depan menjadi salah satu keunggulan yang dinilai penting untuk memenuhi kebutuhan strategi tim pelatih.

Iksan optimistis pemain tersebut dapat segera menyatu dengan rekan-rekan setim sehingga komposisi PSIM semakin padu.

“Kemampuan Loria menempati beberapa posisi dalam sistem serangan, itu membuatnya sebagai tambahan yang dapat bermanfaat bagi rencana taktik Coach Jean-Paul,” pungkas dia.

Dengan kedatangan Loria, PSIM melengkapi 11 kuota pemain asing. Sebelumnya, Laskar Mataram telah memiliki Ze Valente, Ezequiel Vidal, Franco Ramos Mingo, Jop van der Avert, Yusaku Yamadera, dan Nermin Haljeta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Yudhi Kusdiyanto

Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news