Newswire Minggu, 09 Agustus 2026 22:57 WIB

Suasana Stasiun Tugu Yogyakarta, Sabtu (6/9/2025).ANTARA/ist-Daop 6 Yogyakarta\r\n
Harianjogja.com, JOGJA — PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta menangani 1.075 barang milik penumpang yang tertinggal di kereta maupun area stasiun sepanjang semester I/2026. Total nilai barang tersebut ditaksir mencapai Rp1,16 miliar.
Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih mengatakan seluruh barang temuan ditangani melalui prosedur layanan Lost and Found untuk memastikan keamanan sekaligus memberikan kepastian kepada pelanggan.
“Layanan Lost and Found merupakan bentuk komitmen KAI untuk memastikan barang penumpang yang tertinggal dapat ditangani secara aman, tertib dan transparan. Hingga semester I 2026, sebanyak 99,07 persen barang temuan telah kami selesaikan proses pengelolaannya,” kata Feni di Yogyakarta, Minggu (9/8/2026).
Barang Tertinggal di Kereta dan Stasiun
Dari 1.075 barang yang ditemukan selama enam bulan pertama 2026, sebanyak 376 barang masuk kategori barang berharga. Barang tersebut antara lain gawai, dompet, perangkat elektronik, dan dokumen penting.
Selain itu, terdapat 677 barang biasa serta 32 barang berupa makanan.
KAI Daop 6 telah mengembalikan 743 barang secara langsung kepada pemiliknya. Sementara 319 barang diserahkan kepada Dinas Sosial dan pihak kepolisian sesuai ketentuan yang berlaku.
Adapun tiga barang dimusnahkan dan 10 barang lainnya masih dalam proses penghapusan administrasi.
Barang Tertinggal Naik 69,03%
Feni mengatakan jumlah barang tertinggal pada semester I/2026 mengalami peningkatan cukup signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pada semester I/2025, KAI Daop 6 mencatat 636 barang tertinggal. Jumlah tersebut meningkat 69,03 persen menjadi 1.075 barang pada semester I/2026.
Namun, peningkatan jumlah barang tidak diikuti kenaikan nilai nominal. Total nilai barang temuan justru turun 14,12 persen atau sekitar Rp191,7 juta, dari Rp1,35 miliar pada semester I/2025 menjadi Rp1,16 miliar pada semester I/2026.
Di sisi lain, tingkat penyelesaian pengelolaan barang temuan menunjukkan peningkatan. Persentasenya naik 3,47 persen, dari 95,60 persen pada semester I/2025 menjadi 99,07 persen pada semester I/2026.
KAI Imbau Penumpang Lebih Teliti
Seiring meningkatnya jumlah barang yang ditemukan, KAI Daop 6 Yogyakarta mengingatkan penumpang agar lebih teliti membawa dan memeriksa barang pribadi.
Feni meminta penumpang memastikan tidak ada barang yang tertinggal sebelum keluar dari kereta maupun meninggalkan area stasiun, terutama barang berharga.
“Kami mengimbau pelanggan untuk selalu mengecek ulang barang bawaannya, terutama barang berharga. Namun, apabila ada barang yang tertinggal, pelanggan dapat segera melapor kepada petugas KAI di stasiun terdekat atau menghubungi Contact Center KAI 121 agar dapat ditindaklanjuti sesuai prosedur Lost and Found,” ujar Feni.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

4 hours ago
1

















































