Newswire Kamis, 13 Agustus 2026 15:27 WIB

Foto tangkapan video dari Tim SAR KMP Putri Yasmin yang terbakar di perairan Selat Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Rabu (12/8/2026) dini hari. ANTARA/Nur Imansyah.\r\n
Harianjogja.com, MATARAM— Tim SAR Gabungan masih memfokuskan pencarian terhadap lima penumpang KMP Putri Yasmin yang dilaporkan belum ditemukan setelah kapal penumpang tersebut terbakar di perairan Selat Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Operasi pencarian dan pertolongan terus dilakukan hingga Kamis (13/8/2026). Kantor SAR Mataram bersama Kantor SAR Denpasar memperluas area pencarian untuk menemukan lima korban yang masih dinyatakan hilang.
Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, mengatakan pencarian dilakukan dengan mengerahkan KN SAR Arjuna dan RIB 02 Mataram sebagai alat utama.
"Tim SAR Gabungan kini memfokuskan pencarian pada lima orang penumpang yang dilaporkan masih belum ditemukan," kata Muhamad Hariyadi di Mataram.
Area Pencarian Diperluas ke Barat Daya
Penyisiran dilakukan dari lokasi kejadian menuju arah barat daya. Tim SAR juga melakukan pemapelan atau broadcast informasi dan imbauan kepada kapal-kapal yang melintas di sekitar perairan Selat Lombok.
Langkah tersebut dilakukan untuk memperluas jangkauan pencarian sekaligus membuka peluang ditemukannya korban oleh kapal lain yang berada di sekitar lokasi.
"Hingga Kamis (13/8), total korban yang telah berhasil dievakuasi berjumlah 212 orang, dengan rincian 211 orang selamat dan 1 orang meninggal dunia," terangnya.
Hariyadi mengatakan operasi dilakukan secara paralel, baik melalui penyisiran di permukaan air maupun koordinasi dengan lalu lintas pelayaran di sekitar lokasi kejadian.
"Selain penyisiran langsung, kami juga menginstruksikan pemapelan kepada kapal-kapal yang melintas di Selat Lombok agar dapat memberikan bantuan awal atau segera menginformasikan ke posko apabila menemukan korban," katanya.
SAR Gabungan Libatkan Banyak Unsur
Operasi pencarian dan pertolongan melibatkan berbagai unsur. Tim tersebut terdiri atas Basarnas melalui Kantor SAR Mataram dan Kantor SAR Denpasar, Lanal Mataram, Polda NTB, KSOP Lembar, KKP Lembar, KP3 Lembar, RS Kota Mataram, RSUD Provinsi NTB, Dikes Lombok Barat, Jasa Raharja, SGi Air Bali, serta unsur SAR gabungan lainnya.
Pengerahan berbagai unsur tersebut dilakukan untuk mendukung pencarian sekaligus penanganan korban insiden kebakaran KMP Putri Yasmin.
Terbakar Saat Layani Rute Padangbai-Lembar
KMP Putri Yasmin merupakan kapal milik operator PT Jemla yang mengalami kebakaran saat melayani lintasan Padangbai-Lembar pada Rabu (12/8/2026) sekitar pukul 04.30 WITA.
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) turut memberikan dukungan terhadap proses evakuasi dan penanganan penumpang kapal tersebut.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, mengatakan dukungan diberikan sesuai kewenangan dan fasilitas pelabuhan yang dimiliki ASDP sebagai operator Pelabuhan Padangbai dan Pelabuhan Lembar.
"Sebagai operator Pelabuhan Padangbai dan Pelabuhan Lembar, ASDP memberikan dukungan sesuai kewenangan dan fasilitas pelabuhan, serta melakukan koordinasi dengan KSOP dan Basarnas dalam penanganan kejadian tersebut," kata Heru Widodo dalam keterangan resmi diterima di Mataram, Rabu.
Menurut Heru, keselamatan penumpang dan awak kapal menjadi prioritas utama dalam penanganan kejadian tersebut.
"Fokus utama kami saat ini adalah mendukung proses evakuasi dan memastikan penumpang yang berhasil dievakuasi mendapatkan penanganan sebaik-baiknya. ASDP bersama seluruh pihak terus mengerahkan dukungan yang diperlukan, baik dalam proses evakuasi di lokasi maupun penanganan setibanya penumpang di pelabuhan," ujarnya.
Hingga Kamis, pencarian masih difokuskan untuk menemukan lima penumpang KMP Putri Yasmin yang belum ditemukan, sementara 212 korban telah dievakuasi dengan rincian 211 orang selamat dan satu orang meninggal dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

5 hours ago
2

















































