Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin saat Memberikan Sambutan di Halal bihalal Kerukunan Keluarga Soppeng, (Dok: Ist)KabarMakassar.com – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (Appi), mengajak masyarakat Soppeng yang berdomisili di Makassar untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mendukung pembangunan Kota Makassar yang inklusif dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Hal itu disampaikan Wali Kota yang akrab disapa ‘Appi’ itu saat menghadiri Halal Bihalal yang digelar oleh Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Kerukunan Keluarga Soppeng (KKS) di Four Points by Sheraton, Jumat malam (27/03).
Appi menegaskan, Pemerintah Kota Makassar saat ini mendorong pergeseran pendekatan pembangunan dari sekadar ‘Good Governance” dengan tata kelola yang baik menuju ‘Impactful Governance’, yakni kebijakan yang memberikan manfaat nyata dan terasa bagi masyarakat.
“Yakni bagaimana pemerintah melakukan kegiatan yang langsung berdampak dan diterima oleh masyarakat. Jangan biarkan kami membangun secara parsial. Kami butuh support untuk bisa bersama-sama membangun Kota Makassar ini secara inklusif,” katanya.
Appi menilai, masyarakat diaspora Soppeng memiliki kontribusi besar dalam pembangunan Kota Makassar, baik di bidang pendidikan maupun ekonomi.
Menurutnya, banyak akademisi dan guru besar yang berasal dari Soppeng turut menjadi kekuatan intelektual kota, selain itu peran pedagang dari Soppeng juga Ia nilai signifikan dalam menggerakkan aktivitas ekonomi di berbagai wilayah.
“Geliat ekonomi yang ada di Kota Makassar ini juga sangat terpengaruh dan tersupport oleh para pedagang-pedagang yang datang dari Soppeng. Pemerintah juga sangat terbuka untuk menjadikan para akademisi sebagai partner dalam berfikir,” jelasnya.
Appi juga mendorong kolaborasi antar daerah, khususnya antara Kota Makassar dan Kabupaten Soppeng, untuk saling menguatkan potensi yang dimiliki. Ia menegaskan Kota Makassar sebagai pintu gerbang siap menjadi etalase promosi bagi daerah lain, termasuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
“Buat etalase Soppeng di Makassar karena Kota ini adalah pintu gerbang, supaya semua orang bisa melihat dan kita akan bersama-sama membantu mendorong. Baik pariwisata maupun peluang-peluang ekonomi yang bisa diraih. Kolaborasi harus kita bangun sama-sama supaya di kota ini, di Makassar ini, menjadi divider saja,” pungkasnya.
Selain itu, ia mengajak generasi muda KKS untuk memanfaatkan fasilitas Makassar Creative Hub Kota Makassar sebagai ruang peningkatan keterampilan dan pengembangan diri agar lebih siap menghadapi dunia kerja.
Sejalan dengan itu, Bupati Soppeng, Suwardi Haseng, meminta masyarakat diaspora Kota Kalong tersebut untuk mendukung berbagai kebijakan yang dijalankan Pemerintah Kota Makassar.
“Jadilah sosok yang terdepan dalam mendukung setiap kebijakan dan program pemerintah daerah tempat Anda tinggal. Pegang teguh prinsip “Ita Ki’ Reso” (bekerja keras dan berkontribusi),” pesannya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai kearifan lokal dalam kehidupan bermasyarakat. Sebagaimana tema yang diusung ‘Masidie Ada, Masidie Gau’ (Satu Kata, Satu Perbuatan), ia menyebut kebersamaan masyarakat Soppeng harus tercermin dalam tindakan nyata.
“Warga KKS harus menjadi contoh masyarakat yang mudah beradaptasi, santun, dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya,” tukasnya.


















































