Newswire Senin, 10 Agustus 2026 22:57 WIB

Foto ilustrasi senapan angin dibuat dengan artificial intelligence.
Harianjogja.com, JAKARTA—Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri menemukan 30 item yang berkaitan dengan senjata dalam olah tempat kejadian perkara (TKP) di sebuah sekolah swasta kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (10/8/2026).
Puluhan item tersebut ditemukan dalam pemeriksaan sejumlah ruangan yang sebelumnya menjadi lokasi temuan berbagai senjata. Barang yang diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut meliputi airsoft gun, senjata angin, amunisi, magasin, hingga suku cadang senjata.
Kanit Krimum Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Ipda Alpino de Tech, mengatakan seluruh barang tersebut dibawa untuk kepentingan pendalaman kasus.
"Totalnya ada 30 item yang telah ditemukan Puslabfor, yang berkaitan dengan senjata, senjata angin, amunisi, dan sparepart-nya," kata Alpino kepada wartawan di lokasi, Senin.
Olah TKP dilakukan sebagai bagian dari pemeriksaan kepolisian untuk memastikan tidak ada barang yang berpotensi membahayakan keamanan lingkungan sekolah. Pemeriksaan juga diharapkan memberikan kepastian kepada guru maupun orang tua siswa mengenai kondisi lokasi.
Puslabfor Periksa Sampel DNA
Dalam pemeriksaan tersebut, dua tim Puslabfor diterjunkan untuk melakukan sejumlah pengujian. Salah satunya pemeriksaan sampel DNA yang berkaitan dengan barang-barang yang ditemukan.
Petugas juga memeriksa keberadaan benda yang berkaitan dengan senjata api, senjata angin, amunisi, serta berbagai bagian atau perlengkapan senjata.
Olah TKP berlangsung sekitar empat setengah jam, mulai pukul 14.30 WIB hingga 19.00 WIB. Dari pemeriksaan tersebut, polisi kembali menemukan sejumlah barang yang dinilai berkaitan dengan kasus dan membawanya untuk proses pendalaman.
"Hasil temuannya masih sama, ada airsoft gun, ada juga amunisi, magasin airsoft gun, dan sparepart dari senjata," ujar Alpino.
Barang yang ditemukan antara lain sasaran tembak dan gagang senjata.
Tiga Ruangan Diperiksa
Petugas memeriksa tiga ruangan di lingkungan sekolah. Ketiganya merupakan ruangan bekas Ketua Pengurus Yayasan, ruangan sekretaris, serta ruangan Sarana Prasarana Yayasan.
Alpino mengatakan ketiga ruangan tersebut sebelumnya telah diperiksa oleh petugas piket Reskrim. Namun, kepolisian kembali melakukan pemeriksaan bersama Puslabfor untuk memastikan kondisi lokasi secara lebih menyeluruh.
"Pemeriksaan ini untuk memastikan agar tidak ada kekhawatiran dari pihak guru maupun wali murid atau orang tua murid," jelasnya.
Olah TKP dilakukan secara gabungan dengan melibatkan personel Inafis, Puslabfor, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), serta Dinas Pendidikan DKI Jakarta.
Polisi Temukan Ratusan Senjata
Kasus tersebut bermula dari laporan masyarakat mengenai temuan sejumlah senjata di salah satu ruangan milik yayasan sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang.
Polres Metro Jakarta Selatan sebelumnya membenarkan adanya temuan senjata api dan airsoft gun di lokasi tersebut. Barang-barang itu ditemukan di ruangan bekas Kepala Yayasan berinisial IWD.
Dari ruangan tersebut, polisi sebelumnya menyebut menemukan 995 pucuk senjata beserta sejumlah amunisi dan aksesori senjata. Petugas juga menemukan alat pembuat peluru serta sejumlah barang lain, termasuk VCD porno dan benda yang diduga narkotika jenis sabu serta ganja.
Polisi menerima laporan masyarakat terkait temuan tersebut pada 15 Juli 2026. Setelah mengetahui informasi tersebut, penyidik membuat Laporan Polisi Model A sebagai dasar penanganan awal.
Pemeriksaan lebih lanjut kini dilakukan untuk mengetahui jenis, fungsi, serta asal-usul barang yang ditemukan. Polisi juga masih mendalami keterkaitan seluruh barang dengan pihak-pihak yang berada di lingkungan sekolah maupun yayasan.
Olah TKP bersama Puslabfor menjadi bagian dari proses penyidikan untuk memastikan karakteristik barang bukti sekaligus mengumpulkan bukti forensik yang diperlukan dalam penanganan perkara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

5 hours ago
1

















































