PADANG, KLIKPOSITIF — Komitmen membangun budaya hidup sehat di tengah masyarakat terus diperkuat Pemerintah Kota Padang. Salah satunya melalui dukungan terhadap komunitas olahraga yang selama ini aktif menggerakkan masyarakat untuk berolahraga sekaligus mempererat tali silaturahmi.
Komitmen tersebut kembali ditegaskan Wali Kota Padang Fadly Amran saat mengukuhkan Dewan Pengurus Sinar Pagi Sport Community (SPSC) periode 2026-2030 di Hotel Pangeran Beach, Jumat (14/8/2026).
Pengukuhan itu turut dihadiri Ketua DPRD Kota Padang Muharlion, Anggota DPRD Kota Padang sekaligus Ketua KORMI Kota Padang Helmi Moesim, unsur Forkopimda Sumatera Barat dan Kota Padang, Dewan Penasihat dan Dewan Pembina SPSC, serta jajaran pengurus SPSC periode 2026-2030.
Dalam kepengurusan baru tersebut, Alexandra Ilyas Datuk Tumangguang dipercaya sebagai Ketua Umum SPSC. Ia didampingi Erwan Bardam sebagai Wakil Ketua I dan Husnita sebagai Wakil Ketua II.
Sementara itu, posisi Sekretaris dipercayakan kepada Erwin Bustamam, dengan Aryadie Adnan sebagai Wakil Sekretaris. Adapun jabatan Bendahara diemban Marita dan Wakil Bendahara Budi Irawan, bersama jajaran pengurus bidang lainnya.
Fadly Amran menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang telah resmi menerima amanah untuk menjalankan roda organisasi SPSC selama empat tahun ke depan.
Menurutnya, keberadaan SPSC memiliki arti penting karena komunitas tersebut tidak hanya menjadi wadah bagi masyarakat untuk menjaga kebugaran tubuh, tetapi juga membangun interaksi sosial dan memperkuat semangat kebersamaan.
Fadly mengapresiasi konsistensi SPSC yang selama ini rutin melaksanakan olahraga jalan pagi. Aktivitas sederhana tersebut, kata dia, memiliki dampak yang luas apabila dilakukan secara konsisten dan melibatkan semakin banyak masyarakat.
Ia menjelaskan, salah satu indikator penting dalam mewujudkan kota sehat adalah terciptanya masyarakat yang mampu menjaga kesehatannya secara mandiri. Dalam konteks itu, partisipasi masyarakat dalam berbagai aktivitas olahraga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan warga.
“Sehat mandiri adalah kemampuan masyarakat menjaga dan mengelola kesehatan secara mandiri. Karena itu, jalan pagi, senam, Car Free Day, dan berbagai aktivitas olahraga masyarakat sangat berkontribusi dalam mendukung pencapaian indikator tersebut,” ujar Fadly.
Ia menilai komunitas seperti SPSC dapat mengambil peran lebih besar sebagai penggerak perubahan pola hidup masyarakat. Sebab, gerakan olahraga yang tumbuh dari masyarakat cenderung lebih mudah diterima dan dikembangkan secara berkelanjutan.
“Aktivitas SPSC sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Padang dalam mendorong pola hidup sehat dan partisipasi aktif masyarakat. Komunitas harus menjadi garda terdepan, karena mewujudkan visi Kota Padang sebagai kota sehat membutuhkan kolaborasi dan kebersamaan,” katanya.
Fadly juga berharap kepengurusan baru SPSC mampu mempertahankan kekompakan yang selama ini menjadi kekuatan komunitas tersebut. Di sisi lain, SPSC diharapkan tidak hanya berfokus pada aktivitas internal, tetapi juga mampu memperluas pengaruh positifnya ke tengah masyarakat.
Pemerintah Kota Padang, lanjutnya, membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan komunitas olahraga, termasuk SPSC, dalam penyelenggaraan berbagai kegiatan yang dapat mendorong masyarakat semakin aktif bergerak.
“Kami berharap SPSC terus menjaga kekompakan dan memperluas pengaruh positif di tengah masyarakat. Pemko Padang siap membuka peluang kolaborasi lebih luas dengan SPSC melalui berbagai sport event yang berdampak positif bagi kemajuan daerah,” tutur Fadly.
Menurutnya, sinergi pemerintah dengan komunitas menjadi penting dalam membangun ekosistem olahraga yang inklusif. Pemerintah memiliki peran dalam menyediakan ruang dan dukungan, sementara komunitas menjadi motor penggerak yang berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Sementara itu, Ketua Umum SPSC Alexandra Ilyas Datuk Tumangguang mengatakan, kepengurusan periode 2026-2030 merupakan amanah yang akan dijalankan dengan mengedepankan kekompakan, musyawarah, dan keterbukaan.
Alexandra menyebut SPSC telah hadir dan berkiprah selama 23 tahun dalam menghimpun masyarakat sekaligus memotivasi warga untuk menjaga kebugaran melalui olahraga jalan pagi.
Perjalanan panjang tersebut, menurut dia, menjadi modal penting bagi SPSC untuk terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas.
“Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan kegiatan olahraga dan sosial, serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak. Semoga SPSC terus tumbuh, berkembang, dan memberikan manfaat bagi anggota serta masyarakat,” ujar Alexandra.
Ia menegaskan, SPSC tidak hanya ingin mempertahankan kegiatan olahraga yang selama ini telah berjalan, tetapi juga membuka peluang pengembangan kegiatan sosial dan kolaborasi dengan berbagai unsur.
Dengan kepengurusan baru, SPSC diharapkan semakin solid dalam menjalankan program sekaligus memperluas jangkauan kegiatan kepada masyarakat.
Bagi SPSC, olahraga jalan pagi bukan sekadar aktivitas menjaga kebugaran. Di dalamnya terdapat ruang untuk membangun persaudaraan, memperkuat kepedulian sosial, serta menciptakan kebiasaan hidup sehat yang dapat dilakukan masyarakat dari berbagai kalangan.
Semangat tersebut sejalan dengan agenda Pemerintah Kota Padang dalam mendorong keterlibatan masyarakat dalam pembangunan. Kolaborasi antara pemerintah dan komunitas olahraga diharapkan mampu melahirkan lebih banyak kegiatan yang membuat olahraga menjadi bagian dari keseharian masyarakat.
Pengukuhan pengurus SPSC periode 2026-2030 pun menjadi momentum untuk memperkuat komitmen tersebut. Dengan pengalaman 23 tahun perjalanan komunitas, kepengurusan baru di bawah Alexandra Ilyas Datuk Tumangguang diharapkan mampu membawa SPSC semakin aktif, solid, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Kota Padang.

3 hours ago
1


















































