PADANG PANJANG, KLIKPOSITIF — Sejumlah harga komoditas pangan di Kota Padang Panjang tercatat bervariasi berdasarkan rata-rata harga pada 10–13 Agustus 2026. Data tersebut dirilis Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Padang Panjang.
Komoditas beras kualitas I tercatat sebesar Rp17.900 per kilogram, sedangkan beras kualitas II Rp16.900 per kilogram dan beras kualitas III Rp16.500 per kilogram.
Untuk komoditas lainnya, harga gula pasir berada di angka Rp19.000 per kilogram. Sementara itu, daging sapi menjadi salah satu komoditas dengan harga tertinggi, yakni Rp160.000 per kilogram.
Harga daging ayam broiler tercatat Rp32.580 per kilogram. Sementara telur ayam ras berada di angka Rp28.800 per kilogram, telur ayam kampung Rp61.333 per kilogram, dan telur itik Rp34.000 per kilogram.
Pada kelompok cabai, harga cabai hijau tercatat Rp46.000 per kilogram. Cabai rawit mencapai Rp64.150 per kilogram, sedangkan cabai merah berada di angka Rp43.350 per kilogram.
Harga bawang merah tercatat Rp29.484 per kilogram dan bawang putih Rp31.667 per kilogram. Sementara garam beryodium kasar berada di angka Rp12.000 per kilogram dan garam beryodium halus Rp4.000 per kilogram.
Komoditas kacang-kacangan juga tercatat dalam daftar harga. Kacang kedelai berada di angka Rp12.000 per kilogram, kacang hijau Rp28.667 per kilogram, dan kacang tanah Rp38.167 per kilogram.
Untuk daging ayam kampung, harga ayam kampung ukuran besar tercatat Rp100.000 per ekor, ukuran sedang Rp90.000 per ekor, dan ukuran kecil Rp80.000 per ekor.
Sementara itu, harga terong tercatat Rp13.300 per kilogram, ikan asin teri Rp95.000 per kilogram, bawang daun Rp21.000 per kilogram, dan seledri Rp22.300 per kilogram.
Harga bawang bombai mencapai Rp30.700 per kilogram, sedangkan ikan air tawar jenis nila tercatat Rp40.000 per kilogram.
Pada komoditas minyak goreng, harga minyak goreng kemasan sederhana tercatat Rp15.700 per liter. Minyak goreng kemasan premium berada di angka Rp24.000 per liter, sedangkan minyak goreng curah Rp21.000 per liter.
Data TPID Kota Padang Panjang tersebut merupakan rata-rata harga komoditas pada periode 10–13 Agustus 2026. Harga di lapangan dapat berubah mengikuti situasi dan kondisi masing-masing komoditas.
Masyarakat diimbau menjadikan data tersebut sebagai gambaran harga rata-rata dan tetap memperhatikan perkembangan harga pangan di pasar setempat.

8 hours ago
4




















































