Sleman Jadi Tuan Rumah KPI 2026, Bahas Masa Depan Pendidikan

6 hours ago 4

Sleman Jadi Tuan Rumah KPI 2026, Bahas Masa Depan Pendidikan

Kampus Universitas Negeri Yogyakarta/uny.ac.id

Harianjogja.com, SLEMAN — Pemerintah Kabupaten Sleman bersiap menjadi pusat perhatian dunia pendidikan nasional. Pasalnya, daerah ini akan menjadi tuan rumah Konferensi Pendidikan Indonesia (KPI) 2026 yang digelar di kampus Universitas Negeri Yogyakarta pada 1–2 Juli 2026.

Forum berskala nasional tersebut ditargetkan diikuti lebih dari 350 peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari pemerintah, akademisi, tenaga pendidik, hingga pelaku industri. Ajang ini diharapkan menjadi momentum penting untuk mempercepat transformasi pendidikan di Indonesia.

Kepala Bidang Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Sleman, Dwi Warni Yuliastuti, menjelaskan bahwa konferensi ini mengusung tema “Membangun Ekosistem Pendidikan untuk Masyarakat Sembada.” Tema tersebut dinilai sejalan dengan visi Kabupaten Sleman dalam menciptakan masyarakat yang mandiri, sejahtera, dan memiliki akses pendidikan berkualitas.

Menurut Dwi, KPI 2026 tidak sekadar menjadi forum diskusi, tetapi juga ruang kolaborasi konkret antar pemangku kepentingan. Seluruh elemen pendidikan akan dipertemukan, mulai dari kepala sekolah, guru, pengawas, tenaga kependidikan, hingga komunitas dan masyarakat umum.

“Pendidikan tidak bisa berjalan sendiri. Perlu kerja bersama dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, sekolah, masyarakat, dunia usaha, media, hingga anak-anak sebagai subjek utama,” ujarnya, Jumat (5/6/2026).

Dalam konferensi ini, sejumlah isu strategis akan menjadi fokus pembahasan. Di antaranya adalah akses pendidikan yang merata dan terjangkau, tantangan perubahan iklim dalam dunia pendidikan, serta dampak disrupsi teknologi terhadap sistem pembelajaran.

Selain itu, isu inklusivitas juga mendapat perhatian serius, mencakup kesetaraan gender, pendidikan bagi penyandang disabilitas, serta keadilan sosial dalam akses pendidikan. Hal ini menjadi bagian dari upaya memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalam mendapatkan hak belajar.

Rangkaian kegiatan KPI 2026 dirancang interaktif dan partisipatif. Beberapa agenda unggulan meliputi Dialog Berpihak kepada Anak, Rembug Daerah, Studio Intervensi, hingga Pameran Gagasan Inovasi. Tak hanya itu, peserta juga akan mengikuti kunjungan belajar serta sesi refleksi daerah untuk memperkuat implementasi kebijakan pendidikan di lapangan.

Sebagai penutup, panitia juga menyiapkan agenda Tour Sleman pada 3 Juli 2026 guna memperkenalkan praktik baik pendidikan di wilayah tersebut.

Melalui penyelenggaraan KPI 2026, Sleman diharapkan mampu menjadi pusat pertukaran gagasan dan praktik terbaik antar daerah. Pemerintah daerah pun menargetkan lahirnya komitmen bersama yang dapat mendorong perubahan nyata dalam sistem pendidikan nasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Abdul Hamied Razak

Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news