Pep Guardiola Diabadikan Jadi Patung di Etihad, Era Emas City Berakhir

4 hours ago 5

Pep Guardiola Diabadikan Jadi Patung di Etihad, Era Emas City Berakhir

Pelatih Manchester City, Josep "Pep" Guardiola. Manchester City

Harianjogja.com, JAKARTA — Era keemasan Manchester City bersama Pep Guardiola resmi memasuki babak penutup. Sebagai bentuk penghormatan atas kontribusi luar biasa selama satu dekade, manajemen klub memastikan akan membangun patung sang pelatih di kawasan utara Stadion Etihad, Manchester.

Keputusan ini diumumkan langsung oleh pemilik klub, Sheikh Mansour, yang menilai Guardiola sebagai sosok sentral di balik transformasi Manchester City menjadi kekuatan dominan di sepak bola Eropa.

“Selama sepuluh tahun, Pep telah menjadi simbol ambisi dan standar tertinggi klub ini. Apa yang ia bangun akan menjadi bagian dari identitas Manchester City selamanya,” ujar Sheikh Mansour dalam pernyataan resminya dikutip Minggu (24/5/2026).

Tak hanya patung, penghormatan lain juga diberikan dengan mengganti nama Tribun Utara Stadion Etihad menjadi “Pep Guardiola Stand”. Langkah ini mempertegas betapa besar pengaruh Guardiola terhadap sejarah klub berjuluk The Citizens tersebut.

Warisan Besar Pep Guardiola di Manchester City

Sejak bergabung pada 2016, Guardiola mengubah wajah Manchester City menjadi tim dengan filosofi permainan modern yang mendominasi. Dalam kurun waktu hampir 10 tahun, ia sukses mempersembahkan sekitar 20 trofi bergengsi, termasuk gelar Liga Champions pertama dalam sejarah klub.

Di bawah arahannya, City juga mencatatkan berbagai rekor, mulai dari poin tertinggi di Liga Inggris hingga dominasi gelar domestik dalam beberapa musim berturut-turut. Gaya permainan berbasis penguasaan bola dan tekanan tinggi ala Guardiola bahkan menjadi referensi bagi banyak klub di dunia.

Meski kontraknya masih tersisa satu musim, Guardiola memutuskan untuk mengakhiri masa jabatannya lebih awal pada akhir musim 2025/2026. Keputusan ini disebut sebagai momen refleksi setelah periode panjang penuh tekanan dan kesuksesan.

Deretan Legenda yang Diabadikan

Pembangunan patung Guardiola akan menambah daftar tokoh besar yang diabadikan oleh Manchester City. Sebelumnya, klub telah lebih dulu memberikan penghargaan serupa kepada tiga legenda pemain, yakni Vincent Kompany, David Silva, dan Sergio Aguero.

Langkah ini menunjukkan konsistensi klub dalam menghargai sosok-sosok yang berjasa besar dalam perjalanan mereka menuju puncak sepak bola dunia.

Simbol Era Emas yang Sulit Terulang

Pembuatan patung Pep Guardiola bukan sekadar simbol penghargaan, tetapi juga penanda berakhirnya salah satu era paling sukses dalam sejarah Manchester City. Di bawah kepemimpinannya, klub tidak hanya meraih trofi, tetapi juga membangun fondasi kuat sebagai raksasa sepak bola global.

Kepergian Guardiola tentu meninggalkan tantangan besar bagi manajemen untuk menjaga standar tinggi yang telah dibangun. Namun satu hal yang pasti, nama Pep Guardiola akan selalu menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan gemilang Manchester City.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Abdul Hamied Razak

Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news