Pengurus Saka Pramuka Rintisan Yogaswara Bawaslu Kabupaten Solok Dikukuhkan

10 hours ago 4

Solok, Klikpositif – Ketua Kwarcab Pramuka Kabupaten Solok, H. Candra mengukuhkan Pengurus Pimpinan Cabang Saka Pramuka Rintisan Yogaswara Bawaslu Kabupaten Solok Masa Bakti 2026–2031, Kamis (25/6/2026) di Arosuka. Bersamaan juga dilantik Adhiyasta Pemilu Kabupaten Solok.

Pada momen itu, Wakil Bupati Solok menjelaskan, Gerakan Pramuka selama ini telah menjadi salah satu wahana pendidikan karakter yang efektif. Di dalamnya, generasi muda belajar tentang disiplin, tanggung jawab, gotong royong, serta pentingnya menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi.

Menurutnya, kehadiran Saka Pramuka Rintisan Yogaswara di lingkungan KPU Kabupaten Solok memiliki nilai strategis karena mempertemukan pendidikan karakter dengan pendidikan demokrasi.

“Demokrasi yang sehat tidak hanya ditentukan oleh proses pemilihan yang baik, tetapi juga oleh hadirnya warga negara yang memahami hak dan kewajibannya. Di sinilah pentingnya menghadirkan ruang pembelajaran yang memungkinkan generasi muda mengenal demokrasi bukan hanya sebagai konsep, tetapi sebagai nilai yang hidup dalam keseharian,” katanya.

Wabup mengharapkan, pelantikan tersebut bukan sekadar agenda seremonial organisasi, melainkan bagian dari ikhtiar besar untuk menyiapkan generasi penerus yang mampu menjaga nilai-nilai kebangsaan dan demokrasi di tengah perubahan zaman yang semakin dinamis.

Baca Juga

“Setiap organisasi pada hakikatnya bukan hanya tempat berhimpun, melainkan ruang untuk bertumbuh. Ruang di mana karakter dibentuk, kepemimpinan ditempa, dan nilai-nilai pengabdian ditanamkan,” ujarnya.

Wabup juga mengapresiasi pelantikan Adhiyasta Pemilu Kabupaten Solok sebagai bagian dari upaya memperluas partisipasi generasi muda dalam pendidikan kepemiluan. Menurutnya, keterlibatan anak-anak muda dalam proses pembelajaran demokrasi akan menjadi investasi sosial yang sangat berharga bagi masa depan daerah dan bangsa.

“Kita membutuhkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara moral. Generasi yang mampu menjaga integritas ketika memiliki kesempatan, serta tetap menjunjung nilai-nilai kebangsaan ketika menghadapi perbedaan. Sebab masa depan demokrasi akan sangat ditentukan oleh kualitas generasi yang hari ini sedang kita bina,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa tantangan pembangunan ke depan semakin kompleks. Oleh karena itu, pembinaan generasi muda harus diarahkan tidak hanya pada peningkatan kapasitas pengetahuan, tetapi juga pada penguatan karakter, etika, dan kepedulian sosial.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news