
Tangkapan layar truk trailer putar balik di jalan Tol Solo-Semarang wilayah Boyolali pada Selasa (2/6/2026). (Istimewa/Tangkapan Layar)
Harianjogja.com, BOYOLALI—Aksi berbahaya sebuah truk trailer peti kemas yang nekat putar balik di ruas Tol Semarang-Solo wilayah Boyolali viral di media sosial. Peristiwa yang terjadi pada Selasa (2/6/2026) siang itu langsung menuai sorotan publik karena dinilai membahayakan pengguna jalan lain.
Video yang beredar memperlihatkan truk berukuran besar tersebut melakukan manuver putar arah di tengah jalur tol, tepatnya di sekitar KM 470. Aksi itu dinilai melanggar aturan lalu lintas sekaligus berpotensi memicu kecelakaan fatal.
Menanggapi kejadian tersebut, PT Trans Marga Jateng (TMJ) selaku pengelola ruas tol menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Direktur Utama PT TMJ, Prajudi, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian tersebut sekitar pukul 11.00 WIB dan langsung melakukan penelusuran.
“Kejadian terjadi di ruas Tol Semarang-Solo wilayah Salatiga-Boyolali dan sempat viral di media sosial,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (3/6/2026).
Pelanggaran Berat, Berisiko Tinggi
Prajudi menegaskan bahwa tindakan putar balik di jalan tol merupakan pelanggaran serius terhadap aturan lalu lintas. Selain melanggar hukum, aksi tersebut juga berisiko tinggi terhadap keselamatan pengendara lain yang melaju dengan kecepatan tinggi.
Menurutnya, jalan tol dirancang sebagai jalur bebas hambatan dengan standar keselamatan tertentu, sehingga segala bentuk manuver berbahaya seperti berhenti mendadak atau berbalik arah sangat dilarang.
TMJ Perkuat Pengawasan dan Patroli
Sebagai respons atas kejadian ini, TMJ memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan operasional. Langkah tersebut mencakup peningkatan patroli di lapangan, optimalisasi pemantauan melalui kamera CCTV, hingga percepatan respons petugas terhadap pelanggaran.
Selain itu, TMJ juga menggandeng pihak kepolisian, khususnya PJR Jateng, untuk melakukan penelusuran lebih lanjut terhadap pelaku serta memastikan penanganan berjalan sesuai prosedur.
“Keselamatan pengguna jalan adalah prioritas utama kami. Kami akan terus meningkatkan kualitas layanan dan pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang,” tegas Prajudi.
Imbauan untuk Pengguna Jalan
TMJ turut mengimbau seluruh pengguna jalan tol agar selalu mematuhi aturan lalu lintas. Pengendara diminta tidak melakukan tindakan berbahaya, termasuk berhenti sembarangan atau memutar arah di jalur tol.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bahwa disiplin berlalu lintas merupakan kunci utama menjaga keselamatan bersama, terutama di jalan tol yang memiliki risiko tinggi jika terjadi pelanggaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : espos.id
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

10 hours ago
5

















































