Lonjakan Wisata Gunungkidul, PAD Nyaris Rp2 Miliar dari Libur Panjang

6 hours ago 3

Lonjakan Wisata Gunungkidul, PAD Nyaris Rp2 Miliar dari Libur Panjang

Sejumlah wisatawan bermain kano di kawasan Pantai Drini di Kalurahan Banjarejo, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, belum lama ini. - Harian Jogja/David Kurniawan\r\n

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL — Libur panjang yang bertepatan dengan rangkaian hari besar nasional seperti Iduladha, Waisak, hingga Hari Lahir Pancasila membawa berkah bagi sektor pariwisata di Gunungkidul. Dalam kurun waktu sekitar sepekan, jumlah kunjungan wisatawan melonjak signifikan hingga mencapai 156.501 orang.

Sekretaris Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Eko Nur Cahyo, mengungkapkan bahwa tren kenaikan ini sejalan dengan pola liburan sebelumnya, di mana kawasan pantai masih menjadi magnet utama bagi wisatawan.

“Selama periode libur panjang ini, total kunjungan mencapai 156.501 wisatawan. Ada peningkatan dibandingkan hari biasa,” ujar Eko.

Dari data yang dihimpun, puncak kunjungan terjadi pada Minggu (31/5/2026) dengan jumlah wisatawan mencapai 67.721 orang dalam sehari. Angka ini menjadi yang tertinggi selama periode liburan.

Sementara itu, pada Rabu (27/5/2026) yang bertepatan dengan Iduladha, jumlah kunjungan relatif lebih rendah, yakni 11.105 orang. Kondisi ini diduga karena masyarakat lebih fokus pada pelaksanaan ibadah kurban.

Adapun pada Kamis (28/5/2026) jumlah wisatawan tercatat sebanyak 23.181 orang, disusul Sabtu (30/5/2026) dengan 21.947 pengunjung. Menariknya, jumlah kunjungan pada Senin (1/6/2026) saat peringatan Hari Lahir Pancasila juga mencapai 21.947 orang.

Eko menambahkan, kawasan pantai masih mendominasi pilihan wisatawan. Pantai-pantai populer seperti Sepanjang dan Drini tetap menjadi tujuan favorit karena menawarkan panorama alam yang menarik dan beragam aktivitas wisata.

“Pantai masih menjadi tujuan utama wisatawan. Seperti di kawasan Pantai Sepanjang dan Drini yang selalu ramai pengunjung,” jelasnya.

Lonjakan kunjungan ini turut berdampak positif terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Selama libur panjang, sektor pariwisata berhasil menyumbang pendapatan sebesar Rp1.913.182.000.

Capaian ini semakin memperkuat optimisme pemerintah daerah dalam mengejar target PAD sektor pariwisata sebesar Rp36 miliar pada 2026. Bahkan, target tersebut diyakini bisa tercapai lebih cepat dari jadwal.

“Kami optimistis target PAD bisa terlampaui, melihat tren kunjungan yang terus meningkat,” kata Eko.

Di sisi lain, upaya pengamanan juga diperketat selama lonjakan wisatawan. Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 Pantai Baron, Marjono, menyebutkan seluruh personel diterjunkan untuk memastikan keamanan pengunjung.

Sebanyak 64 personel disiagakan untuk mengawasi kawasan wisata, mulai dari Pantai Poktunggal hingga Bukit Paralayang di wilayah Purwosari. Pengawasan dilakukan tidak hanya dari posko, tetapi juga dengan patroli langsung di area pantai.

“Semua personel kami turunkan, termasuk yang berbaur langsung dengan wisatawan untuk memantau kondisi di lapangan,” ujar Marjono.

Meski sempat mengalami lonjakan tajam, kondisi kunjungan wisata saat ini mulai berangsur normal. Setelah masa libur berakhir, jumlah wisatawan terlihat menurun dan tidak seramai sebelumnya.

“Sekarang sudah mulai landai, tidak seramai saat puncak liburan kemarin,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Abdul Hamied Razak

Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news