Jabat PM Hungaria, Peter Magyar Akhiri Dominasi Viktor Orban

4 hours ago 4

Jabat PM Hungaria, Peter Magyar Akhiri Dominasi Viktor Orban

Peter Magyar resmi jadi Perdana Menteri Hungaria dan mengakhiri kekuasaan Viktor Orban setelah 16 tahun memimpin negara itu. /Antara.

Harianjogja.com, JOGJA—Peter Magyar resmi menjabat sebagai Perdana Menteri Hungaria setelah mengucapkan sumpah jabatan di parlemen pada Sabtu (9/5/2026). Pergantian kepemimpinan ini sekaligus menutup era panjang Viktor Orban yang memimpin Hungaria selama 16 tahun.

Pelantikan Peter Magyar berlangsung setelah Partai Tisza yang dipimpinnya memenangkan pemilu legislatif bulan lalu dengan hasil telak. Partai tersebut berhasil menumbangkan Partai Fidesz berhaluan nasionalis-populis yang selama ini dipimpin Viktor Orban.

Dominasi Partai Tisza di parlemen terbilang sangat kuat. Mereka menguasai dua pertiga dari total 199 kursi legislatif, sehingga memberi ruang besar bagi pemerintahan baru untuk mengubah maupun membatalkan berbagai kebijakan peninggalan Orban.

Peter Magyar memasuki gedung parlemen bersama para anggota partainya yang kini menguasai 141 kursi parlemen. Sementara itu, koalisi Fidesz-KDNP pimpinan Viktor Orban mengalami penurunan drastis dengan hanya memperoleh 52 kursi. Adapun enam kursi lainnya ditempati Partai Mi Hazank atau Gerakan Tanah Air Kami.

Presiden Hungaria, Tamas Sulyok, sebelumnya telah meminta Peter Magyar membentuk pemerintahan baru setelah kemenangan besar Partai Tisza pada pemilu April lalu, sebagaimana dilaporkan harian Magyar Nemzet.

Sulyok menyebut rakyat Hungaria telah “menyatakan kehendak mereka” dan memberikan kepercayaan kepada Partai Tisza untuk memimpin pemerintahan negara tersebut.

Seluruh 199 anggota parlemen bersama 11 juru bicara kelompok minoritas juga telah menyerahkan kredensial sebelum prosesi pengambilan sumpah jabatan digelar di parlemen Hungaria.

Dalam pidato awal pemerintahannya, Peter Magyar menegaskan agenda utama yang akan dijalankan ialah memberantas korupsi serta memperjuangkan pencairan dana Uni Eropa yang selama ini dibekukan akibat persoalan supremasi hukum dan dugaan korupsi di Hungaria.

“Tugas yang paling penting saat ini adalah menghentikan korupsi dan membawa pulang dana EU,” kata Magyar.

Pemerintahan baru Peter Magyar juga dipandang akan membuka babak baru hubungan Hungaria dengan Uni Eropa setelah ketegangan berkepanjangan selama masa pemerintahan Viktor Orban.

Dalam sidang parlemen yang sama, anggota legislatif turut memilih ketua parlemen baru. Agnes Forsthoffer yang diajukan Partai Tisza akhirnya terpilih menduduki posisi tersebut, memperkuat dominasi politik kubu Peter Magyar di parlemen Hungaria.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news