Frederik Kalalembang Bicara Marwah Toraja dan Strategi JFK di UPI Show

4 hours ago 3
Frederik Kalalembang Bicara Marwah Toraja dan Strategi JFK di UPI Show(Foto : IST)

KabarMakassar.com — Toraja sebagai salah satu ikon budaya Indonesia dinilai memiliki potensi besar untuk terus maju dan dikenal dunia. Namun, kemajuan tersebut harus dibangun secara menyeluruh, tidak hanya dari sektor pariwisata, tetapi juga melalui kepemimpinan yang kuat, komunikasi yang efektif, serta sinergi antar pemangku kepentingan.

Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Irjen Pol (Purn) Drs. Frederik Kalalembang tampil dalam podcast UPI Show Live yang digelar di kawasan Kuningan, Jakarta, Kamis (16/4). Dalam perbincangan yang dipandu oleh Upi Asmaradhana, selaku CEO KGI Kabar Grup Indonesia, Frederik mengulas secara mendalam tentang kepemimpinan, masa depan Toraja, serta strategi yang ia gagas melalui konsep JFK (Jaringan, Finansial, Keamanan).

UPI SHOW adalah program talkshow berbasis jurnalistik akronim Untuk Peradaban Indonesia Show atau UPI SHOW. Program tayangan yg berjejaring di KGI Network

Dalam dialog yang berlangsung hangat, Frederik menegaskan bahwa kemajuan Toraja tidak hanya bergantung pada potensi wisata, tetapi juga pada kualitas kepemimpinan yang mampu membangun komunikasi lintas sektor. Menurutnya, sinergi antara pemerintah yakni Bupati, tokoh adat, dan masyarakat menjadi kunci utama untuk mengembalikan marwah Toraja sebagai daerah yang berdaya saing dan dikenal dunia.

“Toraja punya kekuatan budaya yang luar biasa. Tapi tanpa komunikasi yang baik dan kepemimpinan yang menyatukan, potensi itu tidak akan maksimal,” ujar Frederik.

Bupati Harus Mampu Membangun Sinergi

Frederik yang juga Ketua Umum Ikatan Keluarga Toraja Nusantara (IKaTNUS) juga menekankan pentingnya peran kepala daerah dalam mengorkestrasi pembangunan. Menurutnya, bupati sebagai pemimpin daerah harus mampu membangun sinergi yang solid bersama Forkopimda, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen strategis lainnya agar arah pembangunan berjalan efektif dan berkelanjutan.

Lebih lanjut, anggota DPR RI dari Dapil Sulawesi Selatan III itu menjelaskan konsep strategi JFK sebagai pendekatan modern dalam membangun daerah. Ia menyebut bahwa kekuatan jaringan yang solid, dukungan finansial yang terkelola dengan baik, serta sistem keamanan yang kondusif merupakan tiga pilar penting dalam menciptakan pembangunan yang berkelanjutan.

Frederik juga menyoroti berbagai tantangan sosial yang dihadapi generasi muda, mulai dari penyalahgunaan narkoba hingga pergeseran nilai budaya. Ia menekankan pentingnya peran semua pihak, termasuk diaspora Toraja di berbagai daerah dan luar negeri, untuk tetap terhubung dan berkontribusi bagi kampung halaman.

Dalam kesempatan tersebut, Upi Asmardhana selaku host turut memberikan apresiasi terhadap sosok Frederik. Upi yang merupakan mantan jurnalis Metro TV ini menilai kehadiran Frederik di DPR RI menjadi representasi penting bagi masyarakat Toraja, terutama karena kepeduliannya yang tinggi terhadap daerah asal.

“Pak Frederik ini salah satu putra Toraja yang patut dibanggakan. Tidak hanya duduk di DPR RI, tapi juga nyata kepeduliannya. Banyak masyarakat yang merasa terbantu karena beliau sering hadir dan merespons ketika ada yang membutuhkan,” ungkap Upi.

Melalui forum seperti UPI Show Live, Frederik berharap gagasan-gagasan strategis tersebut dapat menjadi inspirasi sekaligus pemantik diskusi publik yang lebih luas. Ia optimistis, dengan kepemimpinan yang komunikatif dan kolaboratif, Toraja dapat kembali bangkit dan menempati posisi penting sebagai destinasi unggulan serta pusat kebudayaan yang membanggakan Indonesia.

Navigasi pos

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news