Tak Mau Ikuti Tren, Appi Pilih Mobil Listrik Ioniq 5 Ketimbang Baru

10 hours ago 7
Tak Mau Ikuti Tren, Appi Pilih Mobil Listrik Ioniq 5 Ketimbang BaruWali Kota Makassar Munafri Arifuddin (Dok: Sinta KabarMakassar).

KabarMakassar.com — Di tengah tren pengadaan kendaraan dinas baru di berbagai daerah, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin atau biasa disapa Appi justru mengambil langkah berbeda.

Ia memastikan tidak ada pembelian mobil dinas baru di lingkup Pemerintah Kota Makassar sepanjang tahun 2026, dengan alasan efisiensi anggaran dan prioritas pada kebutuhan masyarakat.

Kebijakan ini muncul di tengah tekanan penghematan belanja daerah, di mana banyak kepala daerah tetap memperbarui fasilitas kendaraan jabatan. Namun, Munafri yang akrab disapa Appi memilih mempertahankan kendaraan lama yang dinilai masih layak pakai.

“Saya sampaikan tidak ada pengadaan kendaraan dinas baru di Pemkot Makassar. Saya sendiri masih menggunakan mobil operasional listrik Hyundai Ioniq 5 keluaran 2023,” tegasnya, Rabu (15/04).

Selain mobil listrik tersebut, ia menyebut masih tersedia kendaraan cadangan seperti Toyota Alphard yang juga tidak perlu diganti. Menurutnya, seluruh kendaraan dinas yang ada saat ini masih cukup untuk menunjang aktivitas pemerintahan.

“Kalau kondisinya masih baik dan sesuai kebutuhan, kenapa harus beli baru? Saya pakai saja yang ada,” ujarnya.

Keputusan ini tidak sekadar soal penghematan, tetapi menjadi bagian dari arah kebijakan fiskal Pemkot Makassar yang lebih menekankan manfaat langsung bagi masyarakat. Anggaran yang sebelumnya berpotensi digunakan untuk pengadaan atau sewa kendaraan, dialihkan ke program prioritas.

Sejumlah program yang diperkuat antara lain sektor pendidikan melalui penyediaan seragam sekolah, perbaikan infrastruktur jalan hingga ke lorong permukiman, serta bantuan iuran sampah gratis. Selain itu, perhatian juga diarahkan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di wilayah kepulauan.

Appi menegaskan, kebijakan tersebut mencerminkan perubahan orientasi belanja daerah, dari yang sebelumnya cenderung pada fasilitas pejabat menjadi lebih berfokus pada kesejahteraan warga.

“Prioritas kita jelas, bukan pada kemewahan fasilitas, tapi pada kebutuhan masyarakat. Itu yang harus didahulukan,” katanya.

Ia juga menilai kondisi geografis Makassar tidak menuntut penggunaan kendaraan dinas baru dengan spesifikasi tinggi, sehingga pengadaan mobil baru tidak menjadi kebutuhan mendesak.

“Kondisi medan di Makassar tidak ekstrem. Jadi tidak ada alasan untuk belanja kendaraan baru,” jelasnya.

Penggunaan mobil listrik, lanjut Appi, juga memberikan efisiensi tambahan karena tidak bergantung pada bahan bakar minyak. Ia memastikan operasional kendaraan tersebut berjalan normal tanpa kendala berarti, didukung keberadaan bengkel dan dealer resmi di Makassar.

“Kalaupun ada kendala, mudah ditangani. Fasilitasnya sudah tersedia di sini, jadi aman,” ujarnya.

Ia bahkan menggambarkan pengalaman menggunakan kendaraan listrik tersebut cukup nyaman untuk aktivitas dalam kota.

“Enak dipakai, seperti naik bom-bom car di dalam kota,” ucapnya.

Appi kemudian menegaskan komitmennya untuk tidak melakukan pengadaan kendaraan dinas baru, baik untuk wali kota, wakil wali kota, maupun seluruh kepala dinas di tahun berjalan.

“Tahun ini saya pastikan tidak ada pengadaan mobil dinas atau mobil operasional, baik untuk wali kota, wakil wali kota, maupun kepala dinas,” tukasnya.

Navigasi pos

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news