(Foto : Dok. KabarMakassar)KabarMakassar.com — Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia (FKM UMI) menggelar Pelatihan Jurnalistik Dasar tingkat SMA sebagai upaya memperkenalkan dunia jurnalistik sejak dini kepada para pelajar, Rabu (10/06).
Kegiatan ini menghadirkan Redaktur KabarMakassar, Ardiyanti, S.I.Kom., M.I.Kom, sebagai pemateri. Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali pemahaman dasar mengenai teknik menulis berita, cara menggali informasi, menyusun struktur berita, hingga pentingnya etika dalam kerja-kerja jurnalistik.
Ardiyanti menyampaikan, kemampuan jurnalistik tidak hanya penting bagi mereka yang ingin menjadi wartawan, tetapi juga berguna bagi pelajar dalam melatih cara berpikir kritis, terstruktur, dan bertanggung jawab dalam menyampaikan informasi.
“Jurnalistik bukan sekadar menulis berita, tetapi bagaimana kita belajar melihat fakta, memverifikasi informasi, lalu menyampaikannya dengan jujur dan bertanggung jawab. Ini penting bagi pelajar, terutama di tengah derasnya arus informasi digital,” ujar Ardiyanti.
Ia menambahkan, pelajar perlu memahami perbedaan antara informasi yang benar, opini, dan hoaks. Menurutnya, kemampuan literasi media menjadi bekal penting agar generasi muda tidak mudah terjebak dalam penyebaran informasi yang keliru.
Dekan FKM UMI, Prof. Dr. Suharni A. Fachrin, S.Pd., M.Kes, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai pelatihan jurnalistik dasar menjadi ruang pembelajaran yang relevan bagi siswa SMA, khususnya dalam membangun keberanian, kepekaan sosial, dan kemampuan komunikasi.
“Pelatihan ini menjadi bagian dari komitmen FKM UMI dalam mendorong penguatan kapasitas generasi muda. Kami ingin pelajar tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi yang baik, kritis, dan mampu menyampaikan gagasan secara positif,” ungkapnya.
Prof Suharni juga berharap kegiatan ini dapat menjadi pintu awal bagi pelajar untuk mengenal dunia kampus, khususnya FKM UMI, sebagai ruang pengembangan ilmu, karakter, dan kepedulian terhadap masyarakat.
Sementara, Ketua Program Studi Kesehatan Masyarakat FKM UMI, Mansur Sididi, SKM., M.Kes berharap mampu menumbuhkan minat pelajar dalam dunia kepenulisan dan jurnalistik. Menurutnya, kemampuan menulis merupakan keterampilan penting yang dapat menunjang proses belajar maupun pengembangan diri siswa.
“Harapan kami, setelah mengikuti pelatihan ini, para siswa dapat lebih percaya diri dalam menulis, mampu menyampaikan informasi dengan baik, serta menjadikan jurnalistik sebagai sarana untuk mengembangkan potensi diri,” katanya.
Semoga kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan menjadi agenda positif yang mempertemukan dunia pendidikan tinggi dengan para pelajar SMA.
Melalui pelatihan ini, FKM UMI tidak hanya memperkenalkan dasar-dasar jurnalistik, tetapi juga mendorong lahirnya pelajar yang lebih kritis, kreatif, dan bijak dalam mengelola informasi.


















































