KLIKPOSITIF – Pemerintah resmi mengumumkan logo Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Logo karya desainer asal Padang, Sumatera Barat, Fajar Novario dari Aman Design Biro, terpilih sebagai pemenang setelah memperoleh suara terbanyak dalam jajak pendapat publik yang diselenggarakan oleh Istana Presiden.
Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg), Juri Ardiantoro, mengatakan karya Fajar Novario meraih 44,73 persen dari total suara masyarakat yang mengikuti proses pemilihan.
“Logo atau karya nomor dua, yakni karya Saudara Fajar Novario dari Aman Design Biro Padang, Sumatera Barat, mendapatkan suara terbanyak, yaitu 44,73 persen dari total suara,” ujar Juri saat mengumumkan hasil pemilihan.
Menurut Juri, desain logo karya Fajar Novario memiliki karakter visual yang tegas dan kuat. Logo tersebut mengangkat eksplorasi ragam bentuk dan pola budaya Nusantara yang menggambarkan keberagaman Indonesia sebagai fondasi kedaulatan rakyat dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.
Logo pemenang mengusung tema “Kolektif, Sinergi, Bertumbuh” dan dirancang oleh Karsa Visual Merdeka. Filosofi desain berangkat dari gagasan bahwa rakyat merupakan pondasi utama bangsa. Melalui eksplorasi berbagai motif budaya dari seluruh Nusantara, ditemukan kesamaan visual yang kemudian diterjemahkan menjadi simbol persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
Selain mengumumkan pemenang, Juri Ardiantoro juga menyampaikan apresiasi kepada lima desainer terbaik yang lolos dalam tahap akhir seleksi. Menurutnya, seluruh karya berhasil menerjemahkan tema HUT Ke-81 RI melalui konsep visual dan filosofi yang kuat.
Adapun desainer yang masuk dalam lima besar antara lain David Wirawan, Fajar Novario, Kanda Putra Rizkiawan, dan Tiffany Johan, bersama satu finalis lainnya yang turut berpartisipasi dalam proses penilaian.
Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menyambut baik tingginya partisipasi masyarakat dalam pemilihan logo HUT Ke-81 RI. Ia menyebut lebih dari 42 ribu masyarakat telah memberikan suara sejak jajak pendapat dibuka pada 24 Juni 2026 melalui laman resmi Istana Presiden.
Menurut Prasetyo, tingginya partisipasi tersebut menunjukkan antusiasme sekaligus rasa memiliki masyarakat terhadap peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Ini bukan sekadar memilih sebuah desain, tetapi turut menentukan identitas visual yang akan merepresentasikan semangat, optimisme, dan cita-cita Indonesia ke depan,” ujarnya.
Prasetyo menambahkan bahwa keterlibatan masyarakat dalam pemilihan logo mencerminkan semangat gotong royong dan demokrasi yang menjadi fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara. Pemerintah pun mengapresiasi seluruh elemen masyarakat yang telah berpartisipasi dalam proses tersebut sebagai bentuk kontribusi bersama untuk memperkuat persatuan dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia.

8 hours ago
5


















































