WhatsApp Diretas? Kenali 5 Tanda dan Cara Mengamankan Akun

7 hours ago 5

WhatsApp Diretas? Kenali 5 Tanda dan Cara Mengamankan Akun

Foto ilustrasi Whatssapp. - Freepik

Harianjogja.com, JOGJA—Kasus WhatsApp diretas masih menjadi ancaman yang perlu diwaspadai pengguna aplikasi perpesanan. Seiring meningkatnya aktivitas digital, berbagai modus peretasan akun WhatsApp terus berkembang dan dapat mengakibatkan kebocoran data pribadi maupun penyalahgunaan identitas pemilik akun.

Salah satu langkah penting untuk mencegah kerugian lebih besar adalah mengenali gejala awal ketika akun WhatsApp diretas. Beberapa tanda dapat muncul dari aktivitas yang tidak biasa, perubahan pengaturan tanpa izin, hingga munculnya perangkat asing yang terhubung ke akun.

Ciri yang paling mudah dikenali saat WhatsApp diretas adalah adanya aktivitas pesan yang tidak pernah dilakukan oleh pemilik akun. Misalnya, pesan masuk sudah berstatus terbaca meskipun belum dibuka atau terdapat pesan keluar yang tidak pernah dikirim sebelumnya. Kondisi tersebut dapat menjadi indikasi bahwa akun sedang diakses oleh pihak lain tanpa izin.

Pengguna juga perlu meningkatkan kewaspadaan apabila akun WhatsApp tiba-tiba keluar sendiri dari perangkat. Karena WhatsApp hanya dapat digunakan pada satu ponsel utama dalam satu waktu, notifikasi bahwa nomor sudah tidak terdaftar di perangkat dapat menjadi tanda adanya upaya pengambilalihan akun oleh pihak lain.

Selain itu, fitur WhatsApp Web atau Perangkat Tertaut (Linked Devices) perlu diperiksa secara berkala. Kehadiran perangkat yang tidak dikenal dalam daftar tersebut berpotensi menunjukkan adanya aktivitas pemantauan atau akses tidak sah terhadap akun WhatsApp.

Gejala lain yang sering luput dari perhatian adalah baterai ponsel yang lebih cepat habis dan penggunaan kuota internet yang meningkat secara tidak normal. Beberapa aplikasi pemantau bekerja di latar belakang dan terus mengirimkan data sehingga menguras daya baterai serta konsumsi data internet.

Perubahan foto profil, nama akun, maupun status WhatsApp yang terjadi tanpa sepengetahuan pengguna juga patut dicurigai sebagai salah satu tanda akun WhatsApp diretas.

Cara Mengecek Perangkat yang Terhubung ke WhatsApp

Untuk memastikan apakah akun WhatsApp sedang diakses oleh perangkat lain, pengguna dapat memanfaatkan fitur Perangkat Tertaut yang tersedia di aplikasi. Pemeriksaan ini menjadi salah satu metode paling efektif untuk mendeteksi aktivitas mencurigakan.

Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan:

1. Buka aplikasi WhatsApp di ponsel.
2. Ketuk ikon tiga titik di pojok kanan atas bagi pengguna Android atau masuk ke menu Pengaturan (Settings) untuk pengguna iPhone.
3. Pilih menu Perangkat Tertaut (Linked Devices).
4. Periksa seluruh perangkat yang tercantum dalam daftar.
5. Jika terdapat perangkat dengan sistem operasi Windows, macOS, Linux, atau lokasi yang tidak dikenali, segera pilih perangkat tersebut lalu tekan Keluar (Log Out).

Cara Mengamankan Akun WhatsApp dari Peretasan

Selain melakukan pengecekan perangkat tertaut, pengguna juga disarankan menerapkan sejumlah langkah keamanan tambahan untuk melindungi akun WhatsApp dari risiko peretasan.

1. Aktifkan Verifikasi Dua Langkah

Fitur verifikasi dua langkah memberikan perlindungan ekstra melalui PIN enam digit yang wajib dimasukkan saat nomor WhatsApp didaftarkan pada perangkat baru.

Cara mengaktifkannya cukup mudah, yakni melalui menu Pengaturan > Akun > Verifikasi Dua Langkah > Aktifkan.

2. Jangan Pernah Membagikan Kode OTP

Kode One-Time Password (OTP) yang dikirim melalui SMS merupakan akses utama untuk masuk ke akun WhatsApp. Karena itu, kode tersebut tidak boleh diberikan kepada siapa pun, termasuk pihak yang mengaku sebagai petugas resmi atau layanan pelanggan.

3. Gunakan Fitur Pengunci Biometrik

Pengguna juga dapat mengaktifkan fitur keamanan tambahan berupa sidik jari (Fingerprint) atau pemindai wajah (Face ID). Langkah ini dapat mencegah orang lain membuka aplikasi WhatsApp secara langsung saat ponsel dipinjam atau ditinggalkan tanpa pengawasan.

Apabila setelah melakukan pemeriksaan masih ditemukan aktivitas mencurigakan, pengguna disarankan segera mengganti PIN verifikasi dua langkah, memperbarui sistem operasi perangkat ke versi terbaru, serta menghubungi operator seluler jika diperlukan untuk mencegah penyalahgunaan nomor. Pada saat yang sama, riwayat percakapan penting sebaiknya dicadangkan terlebih dahulu agar data tetap aman apabila pengguna perlu melakukan logout menyeluruh atau menginstal ulang aplikasi WhatsApp sebagai bagian dari proses pengamanan akun WhatsApp diretas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news