Wali Kota Makassar Ingin MIWF Jadi Ruang Kolaborasi Tanpa Sekat

11 hours ago 5
Wali Kota Makassar Ingin MIWF Jadi Ruang Kolaborasi Tanpa SekatWali Kota Makassar Munafri Arifuddin (dok. Syamsi/KabarMakassar)

KabarMakassar.com — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk terus mendukung penyelenggaraan Makassar International Writers Festival (MIWF). Dukungan tersebut disampaikan saat membuka gelaran MIWF di Fort Rotterdam, Kamis (14/05/2026) malam.

Dalam sambutannya, Munafri mengatakan pemerintah kota tidak akan terlalu fokus menciptakan event baru. Menurutnya, Pemkot Makassar lebih memilih memperbesar event yang dinilai telah memiliki dampak dan basis komunitas yang kuat.

“Dan di awal-awal kami dilantik menjadi Wali Kota Makassar, kami sudah sampaikan bahwa tidak akan banyak event-event baru yang kita besarkan untuk Kota Makassar,” ujarnya.

Ia menilai MIWF merupakan salah satu event yang selama ini tumbuh dari inisiatif komunitas dan layak mendapat dukungan lebih besar dari pemerintah. Event tersebut dinilai memiliki potensi memperkuat posisi Makassar sebagai kota dengan ruang kreatif dan literasi yang berkembang.

“Tapi kita melihat embrio event-event besar yang selama ini mungkin tidak mendapatkan support dari pemerintah. Event-event seperti inilah yang harus terus kita besarkan dan salah satunya adalah Makassar International Writers Festival ini,” lanjutnya.

Munafri juga menekankan bahwa festival sastra bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Menurutnya, keberadaan MIWF menjadi ruang untuk menempatkan seniman dan sastrawan pada posisi yang lebih terhormat dalam kehidupan kota.

“Dan saya berharap ini bukan hanya sebuah festival sastra tapi ini adalah bagian bagaimana Kota Makassar mendudukkan para seniman, para sastrawan di tempat yang sangat terhormat,” katanya.

Ia memastikan dukungan pemerintah terhadap MIWF akan terus diberikan tanpa intervensi terhadap independensi penyelenggara. Pemerintah, kata dia, hanya ingin menjadi bagian dari proses pengembangan festival tersebut.

“Maka dari itu pemerintah Kota Makassar akan terus memberikan support yang tidak berhenti. Support dari pemerintah ini bukan berarti kami ingin memiliki event ini tetapi kami harus hadir menjadi bagian daripada bagaimana event ini terus bisa tumbuh dan besar tanpa ada sekat apapun, tanpa ada diskriminasi apapun, tanpa ada perbedaan-perbedaan apapun di dalamnya,” ujarnya.

Munafri menambahkan, Pemkot Makassar ingin menjadikan MIWF sebagai ruang yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat. Ia juga mengajak berbagai pihak untuk membangun kolaborasi dalam pengembangan kegiatan sastra dan kebudayaan di Makassar.

“Maka dari itu izinkanlah pemerintah hadir menjadi ruang yang bisa diajak berkolaborasi, menjadi tempat untuk berdiskusi, menjadi bagian untuk menumbuhkan yang namanya sastra dan seniman-seniman yang ada di kota ini,” katanya.

Pada kesempatan itu, Munafri juga turut mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan MIWF yang telah berlangsung selama kurang lebih 16 tahun. Ia menyebut festival tersebut kini mulai mendapat perhatian dari komunitas internasional.

Kehadiran delegasi yang dipimpin Duta Besar Perancis untuk Indonesia dinilai menjadi salah satu indikator meningkatnya pengakuan internasional terhadap MIWF. Selain itu, perwakilan dari Australia juga disebut ikut terlibat dalam mendukung pengembangan festival tersebut.

“Artinya event ini sudah mulai diperhitungkan bukan hanya lintas negara tapi lebih detail lagi diperhitungkan dalam karya sastra di seluruh bagian dunia ini,” pungkas Munafri.

Navigasi pos

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news