Strategi Unik Norwegia, Bawa 1 Ton Makanan dari Kampung Halaman

2 hours ago 1

Jumali

Jumali Senin, 22 Juni 2026 09:47 WIB

Strategi Unik Norwegia, Bawa 1 Ton Makanan dari Kampung Halaman

Timnas Norwegia/Instagram

Harianjogja.com, JOGJA—Tim nasional Norwegia menjadi sorotan di Piala Dunia 2026 setelah membawa lebih dari satu ton bahan makanan dari negara asal mereka saat tiba di markas tim di Greensboro, North Carolina, Amerika Serikat.

Langkah ini langsung memicu spekulasi di media sosial yang menyebut Norwegia tidak percaya terhadap keamanan makanan lokal. Namun, pihak tim menegaskan bahwa keputusan tersebut bukan didasari kekhawatiran, melainkan strategi performa tinggi untuk menjaga kondisi fisik pemain selama turnamen.

"Tujuannya adalah menghilangkan variabel apa pun yang dapat memengaruhi pemulihan, pencernaan, tidur, atau persiapan fisik selama turnamen yang sangat menuntut," katanya dikutip dari Bein Sports.


Salmon hingga ribuan jeruk

Dalam pengiriman logistik tersebut, Daily Express mengungkapkan, Norwegia membawa berbagai bahan makanan khas dan bergizi tinggi. Di antaranya adalah ratusan kilogram salmon Atlantik dan ikan putih yang menjadi sumber utama protein dan omega-3 untuk pemulihan otot pemain.

Selain itu, mereka juga membawa lebih dari 100 kilogram brunost, keju cokelat khas Norwegia yang menjadi bagian penting dari pola makan mereka. Tak ketinggalan, sekitar 6.000 buah jeruk disiapkan untuk menjaga asupan vitamin C dan hidrasi pemain selama turnamen.

Untuk memastikan standar nutrisi tetap terjaga, tim juga membawa koki khusus yang bertugas menyiapkan menu sesuai kebutuhan individu setiap pemain.

Strategi performa, bukan rasa takut

Staf pelatih, seperti dikutip dari Diario menegaskan bahwa pendekatan ini merupakan bagian dari filosofi high performance yang sudah diterapkan Norwegia dalam beberapa tahun terakhir. Mereka menilai bahwa adaptasi terhadap makanan baru di negara lain dapat memengaruhi kondisi tubuh pemain secara signifikan.

Dengan membawa makanan dari rumah, risiko gangguan pencernaan hingga reaksi alergi dapat diminimalkan, sehingga pemain tetap berada dalam kondisi optimal.

Pendekatan serupa sebelumnya juga pernah dilakukan dalam berbagai ajang internasional, termasuk ketika delegasi Norwegia sempat menjadi perhatian karena kesalahan logistik jumlah telur pada Olimpiade 2018.

Hasil awal yang positif

Strategi unik ini tampaknya mulai menunjukkan hasil. Pada laga pembuka Grup I Piala Dunia 2026, Norwegia sukses meraih kemenangan meyakinkan 4-1 atas Irak dan langsung memimpin klasemen sementara grup.

Selanjutnya, tim yang diperkuat Erling Haaland akan menghadapi Senegal dalam laga berikutnya yang diprediksi menjadi ujian penting bagi konsistensi mereka di turnamen.

Apakah strategi “bawa dapur sendiri” ini akan terus memberi dampak positif bagi Norwegia masih menjadi pertanyaan menarik di sepanjang perjalanan Piala Dunia 2026.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news