PADANG, KLIKPOSITIF — Tim sepak bola Silika menunjukkan semangat juang tinggi saat menghadapi Batu Kapur dalam lanjutan pertandingan cabang olahraga sepak bola SPORTALYMPIC 2026 PT Semen Padang. Sempat tertinggal pada awal pertandingan, Silika berhasil bangkit dan membalikkan keadaan untuk mengakhiri laga dengan kemenangan 2-1.
Pertandingan yang berlangsung di Lapangan Cubadak, Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Jumat (17/7/2026), berjalan sengit sejak peluit awal dibunyikan. Kedua tim tampil agresif dan berusaha menguasai permainan untuk mendapatkan peluang mencetak gol.
Batu Kapur mengawali pertandingan dengan cukup baik. Para pemainnya mampu membangun serangan dari lini tengah serta beberapa kali memberikan tekanan ke area pertahanan Silika.
Upaya Batu Kapur akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-14. Afron Untung Wahyudi berhasil membawa timnya unggul setelah menerima umpan dari lini tengah.
Afron yang berhasil melepaskan diri dari pengawalan pemain Silika mampu menguasai bola dengan baik. Ia kemudian melepaskan tendangan yang gagal dihentikan penjaga gawang Silika.
Gol tersebut membuat Batu Kapur unggul 1-0. Keunggulan itu turut meningkatkan kepercayaan diri para pemain Batu Kapur untuk terus memberikan tekanan kepada lawannya.
Tertinggal satu gol tidak membuat Silika kehilangan konsentrasi. Tim tersebut berusaha memperbaiki permainan dengan meningkatkan intensitas serangan dan memperkuat penguasaan bola di lini tengah.
Silika kemudian mulai mendapatkan sejumlah peluang. Pergerakan para pemain depan Silika beberapa kali mampu merepotkan barisan pertahanan Batu Kapur yang dikawal penjaga gawang Zulkarnaen.
Meski demikian, pertahanan Batu Kapur masih mampu menggagalkan sejumlah serangan yang dibangun Silika. Keunggulan 1-0 pun sempat bertahan hingga pertandingan babak pertama mendekati akhir.
Silika akhirnya berhasil menyamakan kedudukan menjelang turun minum. Gol penyeimbang tercipta melalui tendangan bebas Andriano Fredi dari luar kotak penalti.
Andriano melepaskan tendangan terarah yang meluncur ke gawang Batu Kapur. Penjaga gawang Zulkarnaen berusaha menjangkau bola, tetapi tendangan tersebut tidak mampu dihentikannya.
Gol itu mengubah kedudukan menjadi 1-1. Skor imbang tersebut bertahan hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama.
Memasuki babak kedua, pertandingan berlangsung semakin menarik. Kedua tim bermain lebih terbuka dan sama-sama berusaha mencetak gol untuk mengamankan kemenangan.
Batu Kapur mencoba kembali mengambil kendali permainan dengan membangun serangan melalui kedua sisi lapangan. Sementara itu, Silika tampil lebih disiplin dan menunggu kesempatan untuk melancarkan serangan balik.
Strategi tersebut kemudian membuahkan hasil. Silika berhasil membalikkan keadaan melalui skema serangan balik cepat yang dibangun dari area pertahanannya.
Serangan tersebut diawali pergerakan Candra yang mampu membawa bola mendekati area pertahanan Batu Kapur. Melihat ruang terbuka di depan gawang, Candra kemudian mengirimkan umpan kepada Andriano Fredi.
Andriano yang berdiri dalam posisi cukup bebas di depan gawang langsung menyambut umpan tersebut. Ia melepaskan tendangan keras yang tidak mampu dihalau penjaga gawang Batu Kapur.
Gol tersebut membawa Silika berbalik unggul 2-1. Keberhasilan membalikkan keadaan membuat para pemain Silika semakin percaya diri dalam menghadapi sisa pertandingan.
Sebaliknya, Batu Kapur berusaha meningkatkan tekanan untuk menyamakan kedudukan. Afron Untung Wahyudi dan rekan-rekannya beberapa kali mencoba menembus pertahanan Silika.
Namun, Silika mampu menjaga kedisiplinan permainan. Para pemain bertahan Silika tampil solid dalam mematahkan serangan Batu Kapur sekaligus menjaga keunggulan timnya.
Batu Kapur terus berusaha mencari celah hingga menit-menit akhir pertandingan. Meski mampu membangun sejumlah serangan, penyelesaian akhir yang dilakukan belum berhasil menghasilkan gol tambahan.
Silika juga tidak sepenuhnya bertahan. Tim tersebut beberapa kali mencoba memanfaatkan ruang melalui serangan balik untuk menambah keunggulan.
Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, skor 2-1 tetap bertahan untuk kemenangan Silika. Hasil tersebut memastikan Silika meraih poin penuh setelah mampu bangkit dari ketertinggalan.
Kemenangan ini menjadi bukti ketenangan dan daya juang para pemain Silika. Setelah kebobolan lebih dahulu, mereka tidak kehilangan fokus dan berhasil memanfaatkan peluang dengan baik untuk membalikkan keadaan.
Sementara itu, Batu Kapur harus menerima kekalahan meskipun sempat unggul pada babak pertama. Tim tersebut mampu memberikan perlawanan sengit sepanjang pertandingan, tetapi belum berhasil mempertahankan keunggulan hingga laga berakhir.
Pertandingan Silika menghadapi Batu Kapur turut memperlihatkan semangat sportivitas dan persaingan kompetitif antarkontingen dalam penyelenggaraan SPORTALYMPIC 2026 PT Semen Padang.
SPORTALYMPIC merupakan ajang olahraga dan seni internal yang digelar PT Semen Padang sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-68 Pengambilalihan Pabrik dari Belanda. Kegiatan tersebut menjadi wadah untuk mempererat kebersamaan, meningkatkan sportivitas, serta menumbuhkan semangat optimisme di lingkungan Semen Padang Group.
Catatan: kronologi pertandingan menyebut Andriano Fredi mencetak dua gol Silika. Namun, bagian awal rilis menyebut pencetak gol Silika adalah Andrea dan Andriano Fredi. Nama pencetak gol pertama Silika sebaiknya dikonfirmasi kembali sebelum berita diterbitkan.(*)

6 hours ago
1


















































