KLIKPOSITIF – PT PLN (Persero) UP3 Payakumbuh bersama ULP Lima Puluh Kota dan ULP Payakumbuh terus memperkuat transformasi sektor pertanian melalui program Electrifying Agriculture. Bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota, PLN menggelar sosialisasi pemanfaatan pompanisasi listrik dan huller listrik kepada seluruh penyuluh pertanian serta perwakilan kelompok tani se-Kabupaten Lima Puluh Kota sebagai upaya mendorong pertanian yang lebih modern, efisien, produktif, dan berkelanjutan (4/8).
Kegiatan yang berlangsung di Kabupaten Lima Puluh Kota tersebut dihadiri oleh Bupati Lima Puluh Kota H. Safni, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lima Puluh Kota Witra Porsepwandi, S.Pi., seluruh penyuluh pertanian, perwakilan kelompok tani, Asisten Manager Niaga dan Pemasaran PLN UP3 Payakumbuh beserta tim, Manager ULP Lima Puluh Kota beserta tim, dan Manager ULP Payakumbuh beserta tim (4/8).
Dalam sosialisasi tersebut, PLN memperkenalkan berbagai manfaat pemanfaatan energi listrik untuk mendukung aktivitas pertanian, khususnya penggunaan pompanisasi listrik untuk irigasi dan huller listrik pada proses pascapanen. Teknologi berbasis listrik dinilai mampu meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil, mempermudah pemeliharaan peralatan, sekaligus meningkatkan produktivitas usaha tani.
Antusiasme peserta terlihat dari tingginya minat kelompok tani terhadap pemanfaatan listrik pada sektor pertanian. Berbagai diskusi berlangsung mengenai peluang konversi pompa berbahan bakar minyak menjadi pompa listrik maupun penggunaan huller listrik yang dinilai lebih hemat, praktis, dan andal dalam mendukung kegiatan usaha tani.
Manager PLN UP3 Payakumbuh, Yessi Indra, menyampaikan bahwa sektor pertanian menjadi salah satu fokus pengembangan Electrifying Agriculture karena memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“PLN terus menghadirkan inovasi agar tenaga listrik dapat memberikan nilai tambah bagi sektor produktif. Program Electrifying Agriculture merupakan salah satu wujud komitmen kami dalam menjadikan tenaga listrik sebagai media untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat sekaligus menjadi pendorong kegiatan ekonomi. Kami berharap semakin banyak petani yang beralih menggunakan pompa listrik dan huller listrik sehingga produktivitas meningkat, biaya operasional menurun, dan kesejahteraan petani semakin baik,” ujar Yessi Indra.
General Manager PLN UID Sumatera Barat, Ririn Rachmawardini, menyampaikan bahwa Electrifying Agriculture merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang tidak hanya andal, tetapi juga mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan energi bersih di sektor produktif.
“PLN berkomitmen menghadirkan pasokan listrik yang andal untuk mendukung berbagai sektor strategis, termasuk pertanian. Electrifying Agriculture menjadi salah satu bentuk transformasi layanan PLN yang menghadirkan energi listrik sebagai pengungkit produktivitas, efisiensi biaya, serta daya saing petani. Sinergi bersama pemerintah daerah dan para pelaku pertanian menjadi fondasi penting dalam mempercepat terwujudnya pertanian modern yang berkelanjutan sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujar Ririn.
Sinergi PLN bersama Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota diharapkan semakin memperluas pemanfaatan energi listrik pada sektor pertanian sehingga semakin banyak petani yang menikmati manfaat teknologi berbasis listrik. Komitmen tersebut menjadi bagian dari langkah PLN dalam menghadirkan pasokan listrik yang andal sekaligus mengakselerasi pertumbuhan sektor produktif, menciptakan nilai tambah bagi masyarakat, dan mendukung terwujudnya pertanian Indonesia yang semakin maju, efisien, serta berkelanjutan.

2 hours ago
1


















































