Peserta dari Luar Sumbar Ikut Ramaikan Gowes Siti Nurbaya untuk Meriahkan HJK Padang ke-357

20 hours ago 10

promo hayati padang agustus

PADANG, KLIKPOSITIF — Semarak Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 tidak hanya dirasakan warga Kota Padang dan Sumatera Barat. Kegiatan Gowes Siti Nurbaya yang dipusatkan di kawasan Pantai Cimpago, Kota Padang, Sabtu (8/8/2026), turut menarik perhatian komunitas pesepeda dari luar daerah.

Sejak pagi, peserta dari berbagai daerah berdatangan dan bergabung dalam suasana penuh semangat. Sepeda menjadi sarana untuk berolahraga sekaligus membuka ruang silaturahmi antarkomunitas yang datang dari sejumlah wilayah.

Salah satu peserta yang ikut meramaikan Gowes Siti Nurbaya datang dari Kabupaten Tanah Datar. Armen Yudi bersama sekitar 10 orang anggota rombongannya sengaja datang ke Kota Padang sejak Jumat sore.

Mereka memilih bermalam di Padang sebelum mengikuti kegiatan gowes pada Sabtu pagi. Perjalanan tersebut menjadi bagian dari pengalaman tersendiri bagi rombongan yang tidak hanya ingin menyalurkan hobi bersepeda, tetapi juga menikmati suasana Kota Padang dalam momentum perayaan HJK ke-357.

“Kami berangkat dari Tanah Datar sore kemarin, kemudian bermalam di sini. Pagi ini baru kami gowes bersama-sama,” kata Armen.

Menurut Armen, keikutsertaannya bersama rombongan dalam Gowes Siti Nurbaya tidak semata-mata karena olahraga. Kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk bertemu dan bersilaturahmi dengan sesama penghobi sepeda dari berbagai daerah.

“Yang pertama tentu hobi. Kemudian gowes ini juga menjadi kesempatan untuk saling mengunjungi sesama penghobi. Sekalian rekreasi, kami datang ke Padang untuk gowes bersama-sama,” ujarnya.

Bagi peserta dari luar daerah, kegiatan Gowes Siti Nurbaya juga memberikan pengalaman berbeda. Selain menikmati suasana kebersamaan, peserta dapat melihat langsung sejumlah kawasan perkotaan dan destinasi yang menjadi bagian dari wajah Kota Padang.

Hal tersebut menjadi salah satu daya tarik bagi Armen dan rombongannya. Menurut dia, rute yang disuguhkan dalam kegiatan tersebut relatif bersahabat bagi pesepeda karena didominasi jalur yang datar.

Kondisi tersebut membuat peserta dapat menikmati perjalanan dengan lebih santai tanpa harus terlalu menguras tenaga. Di sepanjang perjalanan, peserta juga disuguhi pemandangan Kota Padang yang menjadi bagian dari pengalaman gowes.

Antusiasme terhadap kegiatan tersebut juga datang dari komunitas pesepeda asal Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Sumardi bersama rombongan dari GLC Lipat Kain membawa sekitar 16 peserta untuk bergabung dalam Gowes Siti Nurbaya.

Bagi komunitas tersebut, kehadiran di Padang menjadi kesempatan untuk ikut merasakan kemeriahan HJK ke-357 sekaligus memperluas jejaring persaudaraan di antara komunitas pesepeda.

Sumardi mengaku senang dapat kembali bergabung dalam kegiatan yang mempertemukan para penghobi sepeda dari berbagai daerah tersebut.

“Alhamdulillah kami sangat mendukung, sangat senang dan bahagia bisa bergabung dengan Gowes Siti Nurbaya tahun ini. Mudah-mudahan tahun depan acaranya lebih sukses lagi dan kami dari GLC Lipat Kain siap ikut menyukseskannya,” kata Sumardi.

Ia menilai rute Gowes Siti Nurbaya menjadi salah satu keunggulan kegiatan tersebut. Jalur yang relatif datar membuat peserta bisa menikmati perjalanan tanpa terlalu terbebani medan yang berat.

Tidak hanya itu, suasana perkotaan dan kawasan wisata yang dilewati sepanjang rute juga memberikan daya tarik tersendiri.

“Rutenya relatif datar dan di sepanjang jalur juga terdapat kawasan wisata, sehingga cukup menarik. Peserta tidak terlalu capek, medannya enak dan disuguhi pemandangan kota yang cukup bagus,” ujarnya.

Kehadiran peserta dari Tanah Datar dan Kampar menjadi gambaran bahwa Gowes Siti Nurbaya telah berkembang melampaui sekadar agenda olahraga dalam rangkaian HJK Padang.

Kegiatan tersebut menjadi ruang pertemuan bagi komunitas pesepeda lintas daerah. Mereka datang dengan semangat yang sama, yakni berolahraga, bersilaturahmi, sekaligus menikmati suasana Kota Padang.

Di sisi lain, keterlibatan peserta dari luar Sumatera Barat juga memberikan dampak promosi tersendiri bagi Kota Padang. Para peserta dapat menikmati secara langsung lingkungan kota, jalur wisata, hingga kawasan pesisir yang menjadi bagian dari karakter Padang.

Momentum tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana kegiatan olahraga dapat dikemas menjadi bagian dari promosi pariwisata daerah. Peserta yang datang dari luar kota tidak hanya mengikuti kegiatan, tetapi juga mendapatkan pengalaman berkunjung ke Padang.

Armen pun menyampaikan ucapan selamat atas Hari Jadi Kota Padang ke-357. Ia berharap pertumbuhan Kota Padang terus berlanjut, terutama dalam pembangunan dan pengembangan sektor pariwisata.

“Selamat Hari Jadi Kota Padang. Mudah-mudahan Kota Padang semakin maju ke depannya dan wisata kita semakin bersih serta semakin rapi,” tuturnya.

Harapan serupa disampaikan Sumardi. Mewakili komunitas pesepeda dari Kampar, Riau, ia berharap peringatan HJK ke-357 membawa kemajuan bagi Kota Padang dan memberikan manfaat yang semakin besar bagi masyarakat.

“Kami dari Kampar, mengucapkan selamat dan berharap pemimpin, masyarakat, serta seluruh warga Kota Padang sukses,” katanya.

Gowes Siti Nurbaya akhirnya menjadi salah satu warna dalam rangkaian peringatan HJK Padang ke-357. Dari Pantai Cimpago, semangat kebersamaan itu tidak hanya ditunjukkan melalui kayuhan sepeda, tetapi juga melalui pertemuan komunitas dari berbagai daerah.

Bagi para peserta, perjalanan tersebut bukan sekadar menuntaskan rute. Ada silaturahmi yang terjalin, pengalaman baru yang dibawa pulang, serta kesempatan mengenal lebih dekat Kota Padang.

Kehadiran pesepeda dari luar Sumatera Barat sekaligus memperlihatkan bahwa momentum HJK ke-357 mampu menjadi magnet yang mempertemukan masyarakat lintas daerah dalam suasana olahraga, rekreasi dan pariwisata.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news