Nobar Piala Dunia di Teras Malioboro Dongkrak Omzet UMKM

4 hours ago 2

Nobar Piala Dunia di Teras Malioboro Dongkrak Omzet UMKM

Nobar Piala Dunia 2026 di Teras Malioboro dipadati ratusan warga dan berdampak positif pada omzet UMKM yang meningkat hingga empat kali lipat. /Instgram.

Harianjogja.com, JOGJA—Amphitheater Teras Malioboro kembali dipenuhi ratusan warga pada Rabu (15/7/2026) dini hari. Setelah aktivitas perdagangan berakhir dan lapak-lapak pedagang tutup, kawasan tersebut berubah menjadi ruang publik yang ramai melalui kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Pesta Bola Gembira untuk menyaksikan semifinal Piala Dunia 2026 antara Prancis melawan Spanyol.

Kegiatan yang digelar di ruang publik itu tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi pelaku UMKM di kawasan Teras Malioboro. Pemerintah juga memastikan acara serupa akan kembali digelar saat semifinal lainnya yang mempertemukan Timnas Inggris melawan Argentina.

Ruang Publik yang Menyatukan Masyarakat

Nobar Pesta Bola Gembira menghadirkan masyarakat dari berbagai daerah, usia, dan latar belakang dalam satu lokasi. Suasana kebersamaan itu menjadi salah satu bentuk pemanfaatan ruang publik yang inklusif sekaligus mencerminkan keistimewaan DIY.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Asisten Sekretariat Daerah DIY Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Aria Nugrahadi, Paniradya Pati Kaistimewaan DIY Kurniawan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Kalurahan, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (PMK2PS) DIY KPH Yudanegara, serta Kapolresta Jogja Kombes Pol. Eva Guna Pandia beserta jajaran.

Penonton Datang dari Berbagai Daerah

Salah seorang pengunjung, Syafiq Rifqi Pratama (18), pelajar asal Tulungagung, Jawa Timur, mengaku sengaja kembali datang setelah sebelumnya mengikuti Nobar pertandingan Inggris melawan Norwegia di lokasi yang sama.

"Informasi nobarnya saya dapat dari TikTok, ada berita kalau di Teras Malioboro diadakan nobar. Kemarin juga sempat nonton pertandingan Inggris melawan Norwegia dan ternyata memang seru. Karena seru, hari ini nonton lagi," ujarnya.

Menurut Syafiq, kegiatan seperti ini layak terus dilaksanakan karena mampu menjadi wadah berkumpulnya masyarakat dalam suasana yang akrab.

"Kalau bisa, acara-acara seperti ini seharusnya dibuat terus berkelanjutan, jadi bisa terus mengumpulkan masyarakat," paparnya.

Hal senada disampaikan warga Kotabaru, Omen (27). Ia memilih hadir karena lokasi Nobar mudah dijangkau dan terbuka secara gratis untuk masyarakat.

"Yang jelas saya enggak menyangka bakal seramai ini. Ternyata antusias masyarakat sangat tinggi. Tapi itu juga menjadi hal yang positif, karena kan kesini karena emang tujuannya mau bisa jajan, bisa main, bisa ketemu banyak masyarakat," kata Omen.

Menurutnya, kegiatan Nobar tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga berpotensi menggerakkan aktivitas ekonomi para pelaku usaha di kawasan Teras Malioboro.

"Semoga dengan Nobar ini bisa membantu UMKM yang ada di Teras Malioboro. Juga, harapannya kalau bisa di setiap momentum menarik, bisa dibuatkan acara lagi aja sih di Teras Malioboro," lanjutnya.

Omzet Pedagang Naik Empat Kali Lipat

Manfaat ekonomi turut dirasakan para pedagang yang berjualan di kawasan Teras Malioboro. Salah satunya Lupy (35), pedagang jajanan makanan yang mengaku omzetnya meningkat signifikan selama penyelenggaraan Nobar.

"Nambah biasanya sehari-hari dapat sekitar Rp100.000, sekarang jadi Rp400.000, alhamdulillah," ungkapnya.

Meski demikian, Lupy berharap penyelenggaraan berikutnya dapat diiringi dengan pengaturan arus pengunjung yang lebih baik. Menurutnya, padatnya penonton sering kali menutup akses menuju lapak UMKM sehingga menyulitkan masyarakat yang ingin berbelanja.

"Harapannya untuk tahun kedepannya, untuk tempat UMKM-nya terutama, kayak dibikin jalur khusus. Jadi orang yang mau beli sama nonton itu bisa semua. Yang nonton bisa, jajan juga bisa gitu," harapnya.

Penyelenggaraan Nobar Pesta Bola Gembira di Teras Malioboro menunjukkan bahwa ruang publik tidak hanya menjadi tempat menikmati pertandingan sepak bola bersama, tetapi juga mampu memperkuat interaksi sosial sekaligus mendorong perputaran ekonomi bagi pelaku UMKM di kawasan tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news