KLIKPOSITIF – Universitas Fort de Kock (UFDK) Bukittinggi menggelar Seminar Internasional ‘The 2nd International Conference of Fort de Kock University (ICOF2 UFDK)’, Jumat 22 Mei 2026.
Kegiatan ini mengangkat tema ‘The Effect of Global Change Across Multiple Sectors to Increase Quality of Human Resources’,
Ada sembilan pembicara dari 6 negara yang terlibat dalam seminar ini.
Mereka adalah Prof Dato’ Dr. Fadzli bin Adam dari Universiti Sultan Zainal Abidin, Trengganu Malaysia dan Prof. Datuk Dr. Ismail Sagap dari UKM National University of Malaysia.
Selanjutnya Prof. Dr. Muhammad Yahya Akhter dari University of Chittagong, Bangladesh, Asisst. Prof. Muhammad Ajmal Shas, Ph.D dari Hazara University, Mansehra, Pakistan.
Kemudian Syeikh Dr. Abdullah Bawazier yang merupakan CEO Iqra Arabiya UMM AL-QURA UNIVERSITY, Makkah, Prof Lisa McKenna dari La Trobe University, Melbourne, Australia, serta Prof. Mulyoto Pangestu, Ph.D dari Monash University. Melbourne, Australia.
Dari Indonesia, Prof. Yudho Girl Sucahyo dari Universitas Indonesia (UI), serta Dr. Intan Rizky Mutiaz, M.Ds dari Institut Teknologi (ITB). Bandung.
Ketua Umum Pelaksana ICOF2 UFDK, Dr. Nurhayati, M.Biomed mengatakan, seminar internasional ini diikuti oleh 1.800 peserta.
“Co host berasal dari 4 universitas di Sumbar, yaitu Alifah, Unisbar, Syedza Saintika, serta Universitas Moh Natsir,” ujar Nurhayati.
Menurut Nurhayati, ada sejumlah kegiatan ICOF yang akan dilaksanakan, yakni Seminar International, Pengabdian Masyarakat International, Kuliah Pakar International, serta temu Akbar Alumni UFDK.
Sementara itu, Ketua Pembina Yayasan Fort de Kock Bukittinggi, Drs. Zainal Abidin, MM mengatakan, butuh jaringan kuat untuk membawa para pakar dalam seminar ini.
“Itu adalah buah dari sebuah jejaring. Jejaring itu kata-kata pakar adalah merupakan tiang sebuah tenda, atau kalau alat di media komunikasi merupakan pulsa yang tak mau habis. Di ujung duniapun bisa kita jemput, kalau hati sudah bersatu,” ulas Zainal Abidin.
Gubernur Buka Seminar
Gubernur Sumbar, Mahyeldi, membuka seminar internasional ICOF2 UFDK di Hall Universitas Fort de Kock Bukittinggi, Jumat 22 Mei 2026.
Pembukaan seminar ini ditandai dengan pemukulan gong oleh gubernur.
Menurut Gubernur Mahyeldi, setelah berbincang dengan Kepala LLDIKTI Wilayah X, ia jadi terinspirasi dengan acara seminar ini,
Oleh karena itu, ia minta kepada Kepala LLDIKTI, untuk mendata mana saja perguruan tinggi di Sumatra Barat yang bekerjasama dengan dunia internasional.
“Sehingga ini akan jadi bagian yang akan kita buatkan, bahagian yang akan kita kokohkan, sudah jelas ini akan menjadi.sesuatu hal yang positif untuk perguruan tinggi yang bersangkutan, sekaligus untuk pemerintah provinsi Sumatra Barat,” tutur Mahyeldi
Mahyeldi juga berterima kasih kepada Rektor UFDK, karena menurutnya sebuah kebanggaan dapat berkumpul bersama dengan para pakar sebagai pembicara dari berbagai negara.

22 hours ago
8


















































