Korea Selatan Dilanda Gelombang Panas, Suhu Tembus 37 Derajat Celsius

5 hours ago 2

Newswire

Newswire Sabtu, 08 Agustus 2026 16:27 WIB

Korea Selatan Dilanda Gelombang Panas, Suhu Tembus 37 Derajat Celsius

Ilustrasi cuaca panas/Magnific

Harianjogja.com, SEOUL—Sebagian besar wilayah Korea Selatan dilanda gelombang panas dengan suhu udara pada siang hari diperkirakan mencapai 37 derajat Celsius. Kondisi tersebut diperkirakan masih berlangsung hingga akhir Agustus.

Administrasi Meteorologi Korea (KMA) memperingatkan masyarakat untuk mewaspadai dampak cuaca panas dan lembap yang melanda berbagai wilayah Korea Selatan.

Selain suhu tinggi, sejumlah daerah juga berpotensi mengalami hujan lebat. KMA memperkirakan wilayah pesisir timur dan pegunungan Provinsi Gangwon dapat diguyur hujan hingga 100 milimeter pada Sabtu sore.

Sementara itu, Seoul dan sejumlah wilayah bagian tengah Korea Selatan diperkirakan menerima curah hujan hingga 40 milimeter.

Hujan diperkirakan dapat menurunkan suhu untuk sementara. Namun, kondisi panas dan kelembapan tinggi diprediksi kembali terjadi setelah hujan mereda.

Cuaca ekstrem tersebut turut berdampak terhadap sejumlah aktivitas masyarakat. Pihak berwenang untuk sementara mengurangi atau menangguhkan beberapa pelaksanaan ujian mengemudi karena mempertimbangkan risiko gangguan kesehatan akibat paparan panas.

Kasus Gangguan Panas Meningkat

Data pemerintah Korea Selatan menunjukkan gangguan kesehatan akibat panas menjadi persoalan yang semakin perlu diwaspadai.

Sepanjang periode awal hingga akhir Agustus pada 2021-2025, rata-rata tercatat 638 kasus gangguan kesehatan akibat panas setiap tahun. Jumlah tersebut hampir tiga kali lipat dibandingkan rata-rata 215 kasus per tahun pada periode 2011-2015.

Kondisi lebih serius terjadi pada 2024. Sebanyak 1.299 orang dilaporkan mengalami gangguan kesehatan akibat panas selama periode tersebut. Dari jumlah itu, 12 orang meninggal dunia.

Pemerintah mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika beraktivitas di luar ruangan saat suhu berada pada titik tertinggi.

Berdasarkan prakiraan cuaca, gelombang panas diperkirakan berlanjut hingga akhir Agustus. Suhu siang hari di berbagai wilayah Korea Selatan umumnya berada pada kisaran 31 hingga 35 derajat Celsius.

Kombinasi suhu tinggi dan kelembapan juga berpotensi meningkatkan risiko gangguan kesehatan akibat panas, sehingga masyarakat perlu menyesuaikan aktivitas dengan kondisi cuaca.

Sebelumnya, gelombang panas ekstrem juga melanda Italia mendorong Kementerian Kesehatan Italia menetapkan status siaga tinggi di 19 kota, termasuk Roma, pada Kamis. Status siaga "merah" tersebut diberlakukan karena suhu panas dinilai mengancam kelompok rentan maupun masyarakat dalam kondisi sehat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news